SAMBAS — Warga Desa Sanggau Ledo digegerkan dengan aksi penganiayaan yang menimpa seorang kakek berusia 70 tahun. Korban, S, diserang oleh orang tak dikenal saat berjalan kaki pulang seorang diri dari masjid pada Senin malam lalu.
Korban mengalami luka serius di bagian kepala dan wajah akibat hantaman benda tumpul. Warga yang mendengar teriakan minta tolong langsung berhamburan ke lokasi dan menemukan korban sudah tergeletak bersimbah darah di pinggir jalan kampung.
Menurut keterangan pihak kepolisian, korban baru saja selesai melaksanakan salat Isya berjamaah di masjid yang jaraknya sekitar 200 meter dari rumahnya. Saat melewati area persawahan yang sepi, tiba-tiba pelaku muncul dari arah belakang dan langsung memukul korban berkali-kali.
Pelaku tidak mengambil barang berharga milik korban. Hingga saat ini, motif penganiayaan masih dalam penyelidikan Polsek Galing. “Kami masih melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa saksi-saksi di lapangan,” ujar Kapolsek Galing.
Korban S saat ini menjalani perawatan intensif di Puskesmas setempat. Keluarga korban mengaku tidak memiliki musuh atau masalah pribadi dengan siapapun di desa tersebut.
“Kami tidak menyangka ada kejadian seperti ini. Bapak tidak punya masalah dengan tetangga, beliau orangnya pendiam,” ujar salah seorang kerabat korban yang enggan disebut namanya.
Pihak Polsek Galing telah membentuk tim khusus untuk memburu pelaku. Petugas juga memasang garis polisi di lokasi kejadian dan mengumpulkan rekaman kamera pengawas (CCTV) milik warga sekitar.
Kapolsek mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri. “Kami minta warga yang memiliki informasi seputar kejadian ini segera melapor ke kantor polisi terdekat,” tambahnya.
Masyarakat diminta tidak bertindak sendiri dan segera menghubungi Call Center Polsek Galing di nomor darurat yang telah disediakan. Petugas akan merespons setiap laporan dengan cepat dan profesional.
Berdasarkan data sementara dari kepolisian, hanya satu korban yang tercatat dalam insiden penyerangan tersebut. Tidak ada warga lain yang menjadi sasaran pelaku pada malam kejadian.
Polisi belum bisa memastikan waktu penangkapan. Namun, tim gabungan terus melakukan pengejaran dengan menyisir lokasi persembunyian di kawasan hutan dan perkebunan sekitar Galing.