BENGKAYANG — Keberadaan pangkalan udara di wilayah perbatasan ternyata tidak hanya soal pertahanan. Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis menyebut Lanud Harry Hadisoemantri telah menjadi mitra strategis bagi pemerintah daerah dalam berbagai agenda, mulai dari pembangunan hingga penanganan bencana.
Lanud Harry Hadisoemantri membawahi wilayah kerja yang mencakup tiga daerah sekaligus: Kabupaten Bengkayang, Kabupaten Sambas, dan Kota Singkawang. Menurut Sebastianus, memimpin wilayah seluas itu bukan perkara mudah.
"Memimpin wilayah yang mencakup tiga daerah bukanlah tugas yang mudah. Namun berbagai dinamika dapat dihadapi melalui sinergi yang baik antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh unsur Forkopimda," kata Sebastianus saat acara perpisahan di Bengkayang, Selasa.
Bupati menekankan, kolaborasi ini tidak hanya terbatas pada fungsi pertahanan udara. Lanud juga berperan aktif dalam mendukung program pembangunan daerah, ikut serta dalam penanganan kebencanaan, dan menjaga kondusivitas wilayah perbatasan yang rawan dinamika.
Ia berharap kerja sama yang sudah terjalin baik ini bisa dipertahankan oleh pejabat baru nanti. "Sehingga koordinasi lintas sektor dalam menjaga keamanan dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal," ujarnya.
Letkol Pnb Antonius, yang akan bertugas di Biak, Papua, mengaku merasakan langsung dukungan penuh dari seluruh pemangku kepentingan di tiga daerah selama satu tahun terakhir.
"Saya merasakan sinergi yang sangat baik dari pemerintah daerah, Forkopimda, dan seluruh pemangku kepentingan di tiga wilayah. Terima kasih atas kebersamaan yang telah terjalin selama ini," kata Antonius.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf jika selama menjalankan tugas masih terdapat kekurangan. Pergantian pejabat ini diharapkan tidak mengendurkan koordinasi yang sudah terbangun antara TNI AU dan pemerintah daerah di perbatasan Kalbar.