KETAPANG — Rombongan Kapolda Kalbar tiba di Bandara Rahadi Oesman bersama Ketua Bhayangkari Daerah Kalimantan Barat, Ny. Vita Alberd. Kehadiran mereka disambut langsung oleh Bupati Ketapang Alexander Wilyo, Ketua TP PKK Kabupaten Ketapang Lusia Dewi Nurjana, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat.
Agenda kunjungan kerja ini difokuskan pada penguatan koordinasi antara Pemkab Ketapang dengan Polri, TNI, dan unsur Forkopimda. Bupati Alexander Wilyo menilai stabilitas keamanan merupakan prasyarat utama untuk mendukung aktivitas masyarakat dan menciptakan iklim investasi yang sehat di daerah.
Bupati Alexander Wilyo menyebut kondisi daerah yang aman tidak hanya berkaitan dengan aspek ketertiban, tetapi juga memberikan kepastian bagi dunia usaha, pelayanan publik, dan berbagai agenda pembangunan.
“Kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah dan Polri menjadi fondasi penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” ujarnya dalam sambutan tersebut.
Menurutnya, sinergi lintas sektor perlu terus diperkuat untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Ia menegaskan bahwa semangat kebersamaan antarlembaga menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan berkeadilan menuju Kabupaten Ketapang yang maju dan mandiri.
Dalam kesempatan itu, orang nomor satu di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang ini mengajak seluruh elemen untuk berperan aktif menjaga keamanan. Ia menekankan bahwa keamanan, ketertiban, dan pembangunan merupakan tanggung jawab kolektif seluruh warga.
“Ketapang adalah rumah besar kita bersama. Karena itu, keamanan, ketertiban, dan pembangunan merupakan tanggung jawab yang perlu dijaga dan didukung bersama,” tegasnya.
Kunjungan kerja Kapolda Kalbar ke Ketapang diharapkan mampu mempererat komunikasi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan. Dengan komunikasi yang terjalin baik, berbagai program pembangunan dapat berjalan optimal dengan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat.
Kehadiran pimpinan tertinggi kepolisian di Kalimantan Barat ini juga menjadi sinyal penguatan pengamanan di wilayah yang memiliki potensi sumber daya alam besar tersebut. Forkopimda Kabupaten Ketapang menyambut positif langkah ini sebagai bentuk perhatian serius pemerintah provinsi terhadap stabilitas daerah pesisir barat Kalimantan.