SINGKAWANG — Kepastian itu disampaikan Ilham di Singkawang pada Rabu (7/8/2024). Ia menegaskan seluruh jadwal penerbangan masih beroperasi sesuai rencana, dan sejauh ini tidak ada penundaan akibat berkurangnya jarak pandang.
Bandara Singkawang saat ini melayani dua penerbangan reguler setiap hari. Maskapai TransNusa dijadwalkan berangkat pukul 13.55 WIB, sementara Super Air Jet menyusul pada pukul 14.40 WIB.
Ilham menjelaskan, pemilihan jadwal penerbangan pada siang hari merupakan salah satu upaya untuk memastikan kondisi jarak pandang yang lebih baik. Hal ini dinilai krusial untuk mendukung kelancaran operasional pesawat di tengah potensi gangguan kabut asap.
"Saat ini aktivitas penerbangan di Bandara Singkawang masih normal, karena jadwal penerbangan dilakukan pada siang hari," kata Ilham.
Meski demikian, pihaknya tetap mewaspadai potensi perubahan kondisi cuaca dan kualitas udara yang bisa terjadi sewaktu-waktu. Pemantauan terhadap kondisi di sekitar bandara terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan penerbangan.
Di tengah kekhawatiran akan dampak kabut asap, animo masyarakat untuk bepergian melalui Bandara Singkawang justru masih terpantau normal. Belum terlihat adanya penurunan minat penumpang yang signifikan akibat fenomena tersebut.
"Sampai sekarang animo masyarakat masih normal seperti biasanya," ujarnya.
Pihak bandara mengimbau calon penumpang untuk tetap datang lebih awal ke bandara dan aktif memantau informasi terbaru dari maskapai maupun pengelola bandara. Langkah ini diambil agar penumpang dapat mengantisipasi jika terjadi perubahan jadwal mendadak.
Ilham menegaskan, apabila terjadi perubahan kondisi yang berpotensi memengaruhi operasional, pihak bandara akan segera berkoordinasi dengan maskapai dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap pengambilan keputusan.
"Kami terus memantau kondisi cuaca dan jarak pandang. Semoga kabut asap yang ada tidak berdampak pada operasional penerbangan," katanya.
Bandara Singkawang merupakan salah satu akses transportasi udara penting bagi masyarakat Singkawang dan wilayah sekitarnya. Keberadaan dua penerbangan reguler ini menjadi penopang utama mobilitas warga menuju sejumlah kota tujuan di Indonesia.