NGABANG — Ribuan personel gabungan TNI-Polri, Satpol PP, BPBD, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Landak larut dalam suasana khidmat saat mengheningkan cipta di Makam Juang Kabupaten Landak, Jalan Raya Ngabang–Pontianak Km 3, Desa Amboyo Inti, Kecamatan Ngabang, Minggu (16/8/2026) malam.
Apel Kehormatan dan Renungan Suci yang berlangsung pukul 23.55 WIB hingga 00.15 WIB itu menjadi puncak penghormatan kepada para pahlawan yang gugur memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Letkol Inf Doni Prasetyo bertindak sebagai Inspektur Upacara, didampingi Kapten Arm Jakobus Paiis sebagai Perwira Upacara dan Kapten Arm Junaidi sebagai Komandan Upacara.
Rangkaian upacara diawali laporan Komandan Upacara, dilanjutkan penghormatan pasukan kepada arwah para pahlawan. Momen paling mengharukan terjadi saat pembacaan Naskah Apel Kehormatan dan Renungan Suci, diikuti mengheningkan cipta dan penyalaan obor sebagai simbol semangat yang tak pernah padam.
Pembacaan doa menutup prosesi sebelum penghormatan terakhir diberikan kepada para pahlawan. Seluruh peserta yang membentuk barisan rapi tampak larut dalam kekhidmatan, menerawang pada perjuangan panjang para pendahulu bangsa.
Kehadiran Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa, Wakil Bupati Erani, Ketua DPRD Herkules Heriadi, serta Sekda Adhi Wijaya menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menjaga nilai-nilai perjuangan. Kapolres Landak AKBP Devi Ariantri dan Danyon Armed 16/TKP Letkol Arm Ari Hartono juga tampak hadir memperkuat barisan.
Personel dari Yon Armed 16/TKP, Polres Landak, dan gabungan perwira TNI-Polri berbaur dengan aparatur sipil negara dalam satu barisan yang sama. Kepala OPD, pimpinan BUMN, dan BUMD Kabupaten Landak turut memadati area makam juang.
Kegiatan tahunan ini bukan sekadar seremonial belaka. Letkol Inf Doni Prasetyo menegaskan bahwa apel kehormatan menjadi momentum untuk menumbuhkan kembali semangat nasionalisme, patriotisme, serta penghargaan terhadap nilai-nilai perjuangan para pahlawan.
Suasana berbeda terasa di penghujung acara. Saat Dandim 1210/Landak meninggalkan tempat upacara, sebagian peserta masih terlihat larut dalam renungan. Seluruh rangkaian dinyatakan selesai pada pukul 00.15 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan khidmat.
Makam Juang Kabupaten Landak yang terletak di jalur utama Ngabang–Pontianak ini memang menjadi saksi bisu perjuangan rakyat Kalimantan Barat. Setiap malam 16 Agustus, tempat ini berubah menjadi altar penghormatan bagi mereka yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan bangsa Indonesia.