BRI Bangun 3 Posko Logistik dan Dapur Umum di Flores NTT, Direksi Terjun Langsung Pantau Dampak Gempa

Penulis: Kaharuddin Yusuf  •  Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:01:01 WIB
Direksi BRI meninjau langsung lokasi gempa di Flores, NTT, untuk memastikan distribusi bantuan berjalan lancar.

KALIMANTAN BARAT — Bencana gempa yang melanda sejumlah wilayah di Flores, NTT, meninggalkan duka dan kerusakan yang tidak sedikit. Warga kehilangan tempat tinggal, aktivitas ekonomi terhenti, dan kebutuhan pokok menjadi prioritas utama. Di tengah situasi sulit ini, BRI bergerak cepat dengan mendirikan fasilitas darurat yang langsung beroperasi untuk meringankan beban para pengungsi.

Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi, menyatakan bahwa pendirian posko ini merupakan wujud komitmen perusahaan untuk hadir di tengah masyarakat, terutama saat menghadapi musibah. "Kami berharap kehadiran posko logistik dan dapur umum ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak," ujarnya dalam keterangan resmi yang dikutip Republika.

Dapur Umum dan Logistik: Menjawab Kebutuhan Warga Terdampak

Posko logistik yang dibangun difokuskan untuk menampung dan menyalurkan bantuan berupa bahan makanan, air bersih, serta kebutuhan lainnya. Sementara itu, dapur umum didirikan untuk memastikan para pengungsi mendapatkan makanan hangat dan layak konsumsi setiap harinya. Langkah ini menjadi penting karena akses dapur pribadi warga banyak yang rusak atau tidak berfungsi pasca-gempa.

Kehadiran fasilitas ini tidak lepas dari pemantauan langsung jajaran direksi BRI di lokasi bencana. Dengan melihat kondisi di lapangan secara langsung, perusahaan dapat mengukur kebutuhan mendesak dan memastikan distribusi bantuan berjalan lancar. Ini menunjukkan bahwa respons perusahaan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menyentuh kebutuhan riil masyarakat.

Komitmen TJSL BRI di Tengah Bencana

Aksi tanggap darurat ini merupakan bagian dari aktivitas TJSL BRI yang berkelanjutan. Perusahaan tidak hanya berhenti pada penyaluran bantuan awal, tetapi juga akan terus memantau perkembangan situasi pascagempa. Koordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak berwenang setempat terus dilakukan agar bantuan tidak tumpang tindih dan menjangkau wilayah yang paling membutuhkan.

Langkah BRI ini sejalan dengan upaya pemulihan yang tengah berjalan di NTT. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk korporasi, diharapkan proses rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak dapat berjalan lebih cepat. Warga yang masih bertahan di pengungsian pun mendapatkan harapan baru untuk segera bangkit dan membangun kembali kehidupan mereka.

Bagi BRI, kehadiran di lokasi bencana adalah bagian dari tanggung jawab moral sebagai bagian dari ekosistem bisnis Indonesia. Bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian yang konkret, memastikan bahwa nilai-nilai kemanusiaan tetap menjadi prioritas di tengah tekanan ekonomi dan sosial yang dihadapi masyarakat Flores.

Reporter: Kaharuddin Yusuf
Sumber: ekonomi.republika.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top