1.200 UMKM Pasok 100.000 Porsi Makanan Gratis di Pesta Rakyat HUT ke-81, Omzet Pedagang Naik Drastis

Penulis: Luqman Arif  •  Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:56:33 WIB
Pelataran belakang Istana Negara berubah menjadi area publik dengan puluhan gerobak jajanan lokal saat Pesta Rakyat HUT ke-81 RI.

KALIMANTAN BARAT — Pesta rakyat yang berlangsung dari pukul 07.00 hingga 22.00 WIB ini mengubah wajah kawasan Istana Negara yang biasanya identik dengan protokoler ketat. Pelataran belakang Istana berubah menjadi area publik dengan puluhan gerobak jajanan lokal, wahana pasar malam, serta parade kendaraan hias yang memanjakan pengunjung.

Omzet UMKM Meningkat Signifikan dari Pesanan Khusus

Keterlibatan UMKM dalam acara kenegaraan ini bukan sekadar seremonial. Dyah Seraya, salah satu pelaku usaha yang terpilih, mengungkapkan mendapat pesanan khusus dari panitia sebanyak 1.100 porsi santapan. Pesanan tersebut terbagi dalam dua sesi, yaitu 700 porsi untuk jamuan pagi dan 400 porsi untuk sore hari.

"Kami merasa bangga terpilih dari sekian banyak UMKM. Kami mendapat pesanan 1.100 porsi, terbagi 700 porsi pagi dan 400 porsi sore," ujar Dyah dalam keterangannya di lokasi acara.

Jumlah pesanan sebesar ini memberikan kepastian pendapatan bagi para pedagang di tengah fluktuasi penjualan harian yang biasa mereka hadapi. Beragam kuliner khas Nusantara disajikan gratis untuk masyarakat, mulai dari hidangan berat seperti Soto Mie, camilan legendaris Es Krim Ragusa, hingga jajanan tradisional seperti kerak telor, kembang tahu, dan es teler.

Kebijakan Pengadaan: Prioritas Penuh untuk Pelaku Usaha Kecil

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa seluruh rantai pasok makanan dalam acara puncak peringatan kemerdekaan ini berasal dari usaha mikro, kecil, dan menengah. Tidak ada satu pun hidangan yang dipasok oleh katering besar atau korporasi.

"Jadi semua makanan yang disajikan hari ini (17/08) adalah makanan-makanan yang berasal dari UMKM," ungkap Prasetyo Hadi di lokasi acara.

Prasetyo menambahkan, kurasi pedagang yang terlibat tidak hanya menjaring anggota asosiasi binaan pemerintah. Panitia secara sengaja merangkul pelaku usaha mandiri dari berbagai kelompok masyarakat untuk memperluas dampak ekonomi dari penyelenggaraan acara nasional ini.

Dampak Berganda bagi Perekonomian Lokal Jakarta

Perputaran uang dari acara ini tidak berhenti di sektor kuliner. Ribuan pengunjung yang memadati kawasan Monas dan Bundaran HI sejak pagi hingga malam hari turut menggerakkan sektor transportasi, parkir, hingga pedagang minuman dan makanan ringan di sekitar lokasi.

Bagi para pelaku UMKM, terpilih menjadi pemasok resmi acara kenegaraan juga memiliki nilai strategis jangka panjang. Sertifikasi sebagai mitra penyedia jamuan Istana dapat menjadi modal promosi untuk memperluas jangkauan pasar ke sektor korporasi dan perhotelan.

Kemeriahan HUT ke-81 RI tahun ini membuktikan bahwa acara seremonial kenegaraan dapat diformat ulang menjadi instrumen stimulus ekonomi yang menyentuh langsung lapisan masyarakat terbawah. Model pengadaan yang mengutamakan UMKM lokal ini berpotensi direplikasi pada agenda-agenda nasional berikutnya.

Reporter: Luqman Arif
Sumber: daerah.eranasional.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top