Bank Kalbar Turun ke Jalan di Sekadau Bagikan 4.000 Masker saat Kabut Asap, Aksi Lanjut Hari Berikutnya

Penulis: Kaharuddin Yusuf  •  Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:26:32 WIB
Petugas gabungan membagikan masker gratis kepada pengendara di depan Gedung UMKM Center Sekadau, Selasa (25/8/2026).

SEKADAU — Ratusan pengendara dan warga yang melintas di depan Gedung UMKM Center Sekadau mendadak dihentikan petugas, Selasa (25/8/2026) sore. Mereka tidak sedang ditilang, melainkan menerima masker gratis dari personel gabungan yang peduli terhadap memburuknya kualitas udara akibat kebakaran hutan dan lahan.

Aksi sosial ini diprakarsai Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah 13 Kabupaten Sekadau bersama Satgas TRC IKB, Satgas Jarkom, Satgas Bansos, dan Satgas Rider. Bank Kalbar hadir melalui Persatuan Istri Pegawai (PIP) yang langsung membagikan masker ke lapangan.

Bank Kalbar: Bentuk Kepedulian Terhadap Sesama

Wakil Kepala Cabang Bank Kalbar Sekadau, Khairil, menegaskan pihaknya tidak ragu untuk terlibat langsung dalam kegiatan kemanusiaan ini.

"Kami menyambut baik dan mendukung kegiatan yang positif ini. Kami ikut partisipasi untuk turun bersama teman-teman," ujarnya di sela kegiatan.

Menurut Khairil, kehadiran perbankan di tengah musibah kabut asap merupakan wujud tanggung jawab sosial perusahaan terhadap lingkungan sekitar.

Kolaborasi Lintas Instansi dan Komunitas

Kegiatan ini melibatkan banyak unsur, mulai dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Palang Merah Indonesia (PMI), Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), hingga Paguyuban Jawa Kalimantan Barat (PJKB) dan Simpay. Unsur TNI/Polri juga ikut mengamankan jalannya aksi.

Kasat Lantas Polres Sekadau, IPTU Sudarsono, mengapresiasi inisiatif ini saat memberikan pengarahan sebelum peserta bergerak ke titik-titik pembagian.

"Kami berharap aksi ini bisa bermanfaat kepada masyarakat dalam peduli darurat kabut asap ini," katanya.

RAPI: Pencegahan Karhutla Harus Gerakan Bersama

Ketua RAPI Wilayah 13 Kabupaten Sekadau, Kundori (JZ21LKD), menyebut masker yang dibagikan memang sederhana, tetapi memiliki makna besar bagi perlindungan warga dari dampak asap.

"Masker yang dibagikan memang sederhana, tetapi ini merupakan bentuk kepedulian untuk membantu melindungi masyarakat, khususnya dari dampak asap dan kualitas udara yang kurang sehat," kata Kundori.

Ia menekankan penanganan karhutla tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah atau aparat. Kundori mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berhenti membakar lahan, terutama di musim panas dan kering seperti sekarang.

"Pencegahan harus menjadi gerakan bersama," tegasnya.

Selain menjalankan fungsi komunikasi radio, Kundori menambahkan RAPI berkomitmen mengambil peran dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan, khususnya saat masyarakat menghadapi kondisi darurat.

Target 15 Ribu Masker, Pembagian Berlanjut

Pada hari pertama, sekitar 4.000 lembar masker habis dibagikan kepada pengguna kendaraan di persimpangan jalan, kawasan pasar, warung, serta pusat keramaian lainnya. Total 15 ribu masker disiapkan untuk kegiatan yang akan dilanjutkan pada hari-hari berikutnya.

Kundori menyampaikan terima kasih kepada seluruh organisasi, lembaga, perusahaan, serta TNI/Polri yang berkolaborasi. Ia berharap semangat gotong royong ini terus terjaga di tengah ancaman kabut asap yang melanda wilayah Sekadau.

Reporter: Kaharuddin Yusuf
Sumber: suarakalbar.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top