Materi inti disampaikan oleh Riza dari Komunitas Pecinta Ular bersama Komunitas Habitat Tanah Borneo Landak. Para peserta dikenalkan pada jenis-jenis ular berbisa, cara mengenali bahaya, hingga teknik pertolongan pertama yang benar.
“Penanganan pertama yang benar dapat meminimalisir risiko fatal akibat bisa ular. Karena itu masyarakat perlu mengetahui apa yang harus dilakukan dan apa yang harus dihindari saat terjadi gigitan ular,” jelas Riza.
Suasana pelatihan semakin hidup saat sesi simulasi penanganan korban gigitan ular dimulai. Para siswa dari SMK Negeri 1 Ngabang, SMA Negeri 2 Sengah Temila, SMA Negeri 3 Ngabang, dan SMA Maniamas Ngabang tampak serius memperhatikan dan aktif bertanya.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh personel Sat Binmas Polres Landak, di antaranya Ps. Kanit Bintibsos Aiptu Suriansyah, Ps. Kaurmintu Aiptu Karmin, Ps. Kanit Bhabinkamtibmas Aipda Unggul Gatot Prayogo, dan Ps. Kanit Binpolmas Bripka Hery Prayogi.
Ps. Kanit Bintibsos Aiptu Suriansyah menjelaskan, pelatihan ini bertujuan menambah wawasan serta keterampilan anggota Saka Bhayangkara agar memiliki kemampuan dasar dalam situasi darurat.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan pengetahuan yang bermanfaat kepada generasi muda, khususnya anggota Saka Bhayangkara, agar mereka memahami langkah yang benar saat menghadapi bahaya gigitan ular serta mampu membantu masyarakat secara cepat dan tepat,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembinaan seperti ini juga menjadi bagian penting dalam membentuk karakter disiplin, keberanian, dan kepedulian sosial generasi muda. “Kami berharap para peserta tidak hanya mendapatkan pengalaman baru, tetapi juga mampu menjadi pelopor keselamatan di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” tambahnya.
Menurut Riza, edukasi semacam ini krusial karena masih banyak masyarakat yang belum memahami cara penanganan awal yang benar. Kesalahan umum seperti memotong luka atau menyedot bisa justru memperparah kondisi korban.
Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat. Para peserta mengaku senang karena mendapatkan pengalaman baru yang jarang diperoleh di sekolah. Selain menambah ilmu, kegiatan ini juga mempererat kebersamaan antara Polres Landak dan generasi muda melalui wadah Saka Bhayangkara.