SINGKAWANG — Delapan Sultan dan Raja dari berbagai Kesultanan dan Kerajaan di Kalimantan Barat memadati Kota Singkawang pada Jumat (5/6/2026) malam. Mereka hadir dalam rangkaian acara pengukuhan Yayasan Trah Kesultanan Melayu yang digelar di kota tersebut.
Ketua DPD Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kota Singkawang, Asmadi, menyambut langsung kedatangan para pemuka adat ini. Ia menegaskan bahwa perhelatan ini bukan sekadar seremoni adat, melainkan memiliki dampak nyata bagi masyarakat.
Asmadi menjelaskan, kehadiran para Sultan dan Raja di Singkawang menjadi kebanggaan tersendiri. Menurutnya, penyelenggaraan event berskala besar seperti ini dapat menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan.
“Kita harapkan budaya adalah jati diri budaya Indonesia perlu dilestarikan, memberikan kontribusi dalam pembangunan ekonomi di Kota Singkawang,” ujar Asmadi dalam sambutannya, Jumat malam.
Ia menambahkan, semakin banyak kegiatan adat dan budaya yang digelar di Singkawang, maka semakin besar pula perputaran uang yang dinikmati oleh warga, terutama pelaku UMKM dan sektor jasa. “Kita sebagai warga masyarakat puak-puak Melayu harus bersama-sama meningkatkan ekonomi,” imbuhnya.
Sejumlah tokoh yang hadir dalam pengukuhan Yayasan Trah Kesultanan antara lain Pangeran Ratu Kertanegara Ir. H. Gusti Kamboja, MH dari Kerajaan Matan yang juga menjabat Ketua FSKN Kalbar. Kemudian, Pangeran Ratu Suryanegara Drs. H. Gusti Arman, M.Si dari Kerajaan Sanggau yang merupakan Ketua Majlis Kerajaan Kalbar.
Turut hadir Pangeran Ratu Raden Barrie Danu Brata, S.E., M.A.P dari Kerajaan Sintang, dan Pangeran Ratu Dr. Raden Muhammad Tarhan, S.Pd., M.E. dari Kesultanan Sambas. Dari Kerajaan Simpang hadir Pangeran Suryaningrat Muhammad Hukma, S.E bersama Sultan Muhammad Jamaluddin III.
Kerajaan Landak diwakili oleh Raja Iswara Mahayana Dipati Karang Sari Gusti Fiqry Azizurahmansyah. Acara ini juga dihadiri Pangeran Muda Elang Perkasa Abdi Nurkamil selaku Sekretaris Majlis Kerajaan Kalbar serta perwakilan PUAN Melayu Kabupaten Mempawah.
Dalam kesempatan yang sama, Asmadi yang mewakili Wali Kota dan Wakil Wali Kota Singkawang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Menurutnya, suasana yang kondusif menjadi prasyarat utama agar event budaya berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi semua pihak.
“Kami berharap kegiatan pelantikan Kesultanan ini berjalan dengan lancar. Singkawang harus menjadi tuan rumah yang baik,” pungkasnya.