SINGKAWANG — Sekretaris Daerah Kota Singkawang Dwi Yanti menyatakan penyediaan air bersih menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Berbagai program tengah dijalankan untuk meningkatkan kinerja Perumda Air Minum Gunung Poteng, badan usaha milik daerah yang mengelola distribusi air minum.
Dwi Yanti memaparkan sejumlah langkah strategis yang tengah digarap. Pertama, menekan tingkat kehilangan air yang selama ini menjadi masalah klasik di banyak PDAM. Kedua, meningkatkan kapasitas produksi agar pasokan air baku mencukupi.
Ketiga, memperluas cakupan layanan perpipaan ke wilayah-wilayah yang belum tersentuh. Keempat, mendorong digitalisasi sistem pembayaran dan pengaduan pelanggan untuk memudahkan masyarakat.
"Air bersih merupakan kebutuhan mendasar masyarakat. Karena itu kami terus berupaya meningkatkan kualitas layanan agar lebih merata dan berkelanjutan," kata Dwi di Singkawang, Minggu.
Menurut dia, langkah tersebut diperlukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang terus meningkat. Pertumbuhan wilayah dan jumlah penduduk menjadi faktor utama yang mendorong percepatan ini.
Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan menilai sektor air bersih akan menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Ancaman perubahan iklim, pertumbuhan penduduk, hingga penurunan kualitas sumber air baku menjadi pekerjaan rumah yang harus diantisipasi sejak dini.
"Pengelolaan air bersih harus terus diperkuat karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat dan keberlanjutan pembangunan daerah," ujar Krisantus.
Krisantus mendorong seluruh perusahaan daerah air minum di Kalimantan Barat untuk berinovasi. Pemanfaatan teknologi pengolahan air, digitalisasi sistem distribusi, dan penguatan kapasitas sumber daya manusia menjadi kunci.
Menurut dia, peningkatan kualitas layanan tidak hanya berorientasi pada ketersediaan air bagi masyarakat. Lebih dari itu, harus mengarah pada penyediaan air minum yang aman dan memenuhi standar kualitas.
Krisantus berharap sinergi antara pemerintah daerah, perusahaan air minum, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan dapat mempercepat pemerataan akses air bersih bagi masyarakat di Kalimantan Barat. Kolaborasi ini dinilai penting untuk memastikan program berjalan efektif dan tepat sasaran.