Festival Bakcang Singkawang 2026: Lomba Bungkus, Perang Air, dan Tradisi Tionghoa yang Kini Jadi Milik Semua Warga

Penulis: Luqman Arif  •  Senin, 22 Juni 2026 | 16:22:31 WIB
Lomba membungkus bakcang meriahkan Festival Bakcang Singkawang 2026 yang terbuka untuk semua warga.

SINGKAWANGFestival Bakcang Singkawang 2026 digelar lebih meriah dari tahun-tahun sebelumnya. Tradisi yang dulu hanya dirayakan di lingkup keluarga Tionghoa kini dibuka untuk umum sebagai festival budaya yang menyatukan warga.

Rangkaian acara mencakup lomba membungkus bakcang, aneka pertunjukan seni, dan perang air khas yang menjadi daya tarik utama. Kegiatan ini berlangsung di sejumlah titik di Kota Singkawang.

Apa Itu Festival Bakcang dan Bedanya Tahun Ini?

Bakcang adalah makanan khas berbentuk limas dari beras ketan yang dibungkus daun bambu, biasa disajikan saat perayaan Peh Cun atau Festival Perahu Naga. Tahun 2026, Pemkot Singkawang bersama komunitas Tionghoa setempat mengemasnya dalam format festival terbuka.

“Dulu bakcang cuma dimasak dan dimakan sama keluarga. Sekarang jadi ajang lomba dan atraksi budaya yang bisa dinikmati semua warga, dari anak-anak sampai orang tua,” ujar panitia pelaksana.

Lomba Bungkus Bakcang dan Perang Air Jadi Magnet Warga

Salah satu lomba yang paling ramai peminat adalah lomba membungkus bakcang cepat. Peserta dari berbagai kalangan, termasuk warga non-Tionghoa, ikut meramaikan.

Selain lomba, perang air khas festival ini menjadi momen yang paling ditunggu. Warga saling menyiram air menggunakan ember dan pistol air di sepanjang jalan utama kawasan pecinan Singkawang.

Suasana semakin semarak dengan tabuhan tambur dan barongsai yang berkeliling di sela-sela kerumunan.

Bagaimana Tradisi Keluarga Bisa Jadi Festival Kota?

Pemkot Singkawang sejak beberapa tahun terakhir mendorong setiap perayaan etnis untuk dikemas sebagai atraksi wisata budaya. Festival Bakcang 2026 menjadi salah satu contoh konkretnya.

“Kami ingin tradisi ini tidak punya sekat. Siapa pun boleh datang, belajar membuat bakcang, dan ikut merayakan. Ini bentuk kerukunan yang nyata,” kata perwakian Dinas Pariwisata Singkawang.

Acara juga dimeriahkan oleh bazar UMKM yang menjajakan bakcang dengan berbagai varian rasa, mulai dari original hingga isi daging babi cincang dan kacang manis.

Siapa Saja yang Bisa Ikut Serta?

Festival terbuka untuk seluruh warga tanpa batasan usia atau latar belakang. Anak-anak sekolah dasar hingga lansia ikut ambil bagian dalam lomba maupun sekadar menyaksikan perang air.

Panitia menyediakan stan pendaftaran di lokasi acara bagi yang ingin mengikuti lomba membungkus bakcang. Perang air sendiri bersifat spontan dan melibatkan siapa pun yang kebetulan melintas.

Kapan Festival Bakcang Singkawang 2026 Berlangsung?

Rangkaian acara digelar selama dua hari penuh pada akhir pekan. Waktu pastinya menyesuaikan dengan kalender Imlek dan tradisi Peh Cun yang jatuh pada bulan Juni 2026.

Pemkot Singkawang mengimbau warga yang datang untuk membawa baju ganti jika ingin ikut perang air, serta tetap menjaga kebersihan lingkungan sekitar lokasi festival.

Reporter: Luqman Arif
Sumber: pontianakpost.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top