Polnep Latih Karang Taruna di Pontianak Olah Jagung Jadi Mie Sehat, Dorong Diversifikasi Pangan Lokal

Penulis: Luqman Arif  •  Senin, 22 Juni 2026 | 16:35:02 WIB
Tim PKM Polnep mengajarkan pengolahan jagung menjadi mie sehat kepada Karang Taruna Pontianak.

PONTIANAK — Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Polnep baru-baru ini menggelar pelatihan pengolahan jagung menjadi mie sehat bagi Karang Taruna. Inisiatif ini lahir dari potensi jagung sebagai komoditas lokal yang melimpah namun belum banyak diolah menjadi produk bernilai jual tinggi.

Mengapa Jagung Dipilih sebagai Bahan Baku?

Jagung merupakan salah satu hasil pertanian utama di Kalimantan Barat. Selama ini, jagung kerap dijual dalam bentuk mentah atau hanya diolah menjadi pakan ternak. Padahal, kandungan karbohidrat dan seratnya membuat jagung cocok menjadi alternatif pengganti terigu untuk produk makanan seperti mie.

“Lewat kegiatan ini, kami ingin memberikan keterampilan praktis kepada pemuda agar bisa menciptakan produk pangan bernilai tambah,” ujar ketua tim PKM Polnep.

Proses Pelatihan: Dari Jagung Pipil ke Mie Siap Jual

Pelatihan berlangsung secara langsung dengan pendampingan teknis. Anggota Karang Taruna diajarkan mulai dari pemilihan jagung berkualitas, teknik penggilingan, pencampuran adonan tanpa bahan pengawet, hingga proses pencetakan mie.

Para peserta juga mendapat materi tentang pengemasan dan strategi pemasaran sederhana. Tujuannya, produk mie sehat ini bisa langsung dipasarkan di lingkungan sekitar atau melalui platform digital.

Apa Dampak bagi Anggota Karang Taruna?

Dengan keterampilan baru ini, anggota Karang Taruna tidak hanya memiliki alternatif produk usaha, tetapi juga ikut mendorong ketahanan pangan berbasis sumber daya lokal. Mie sehat dari jagung dinilai lebih bernutrisi dibanding mie instan berbahan terigu karena bebas gluten dan tinggi serat.

Ke depan, Polnep berencana melakukan pendampingan lanjutan agar produk ini bisa menembus pasar yang lebih luas, termasuk kerja sama dengan UMKM lokal di Pontianak.

Bagaimana prospek mie jagung ke depan?

Diversifikasi pangan seperti ini sejalan dengan program pemerintah daerah dalam mengurangi ketergantungan pada terigu impor. Jika dikelola secara serius, mie jagung buatan Karang Taruna berpotensi menjadi oleh-oleh khas Pontianak sekaligus sumber pendapatan baru bagi pemuda setempat.

Reporter: Luqman Arif
Sumber: pontianakpost.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top