KALIMANTAN BARAT — KAI Divre II Sumbar mengoperasikan tiga layanan kereta api lokal yang menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat di wilayah tersebut. Ketiganya adalah KA Pariaman Ekspres, KA Minangkabau Ekspres, dan KA Lembah Anai.
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menyebutkan bahwa antusiasme masyarakat terhadap kereta api terus meningkat. "KAI berkomitmen menghadirkan perjalanan kereta api yang selamat, tepat waktu, nyaman, dan terjangkau selama masa libur sekolah," ujarnya di Padang, Selasa (23/6/2026).
Menurut Reza, kereta api dinilai praktis, ekonomis, dan mampu menghindarkan pelanggan dari kepadatan lalu lintas di jalan raya. KA Pariaman Ekspres menjadi favorit wisatawan yang hendak menuju Pantai Gandoriah, sementara KA Minangkabau Ekspres menjadi pilihan utama pelajar dan pelancong untuk konektivitas ke bandara.
Rute KA Lembah Anai menawarkan panorama alam berupa perbukitan dan pedesaan yang menjadi daya tarik tersendiri bagi penumpang. Kehadiran layanan kereta ini turut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, terutama di kawasan wisata yang dilalui jalur kereta api.
KAI menilai peningkatan konektivitas melalui tiga layanan tersebut memberikan kemudahan mobilitas bagi masyarakat. Selain lebih efisien, moda transportasi ini juga dianggap lebih ramah lingkungan dibandingkan kendaraan pribadi.
Tiket kereta api lokal masih terus dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI. Sistem pemesanan dibuka mulai H-7 keberangkatan. Data penjualan hingga Senin lalu menunjukkan minat masyarakat terhadap layanan KA lokal di Sumatera Barat cukup tinggi, terutama menjelang puncak musim liburan sekolah.
Reza menyebut bahwa kesiapan armada dan layanan merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis. "Dengan kapasitas maksimal, KAI siap memastikan perjalanan aman dan nyaman selama periode libur sekolah 2026," katanya.
Langkah ini menjadi indikator bahwa transportasi kereta api semakin dibutuhkan sebagai alternatif perjalanan jarak menengah di Sumatera Barat, sekaligus mendukung sektor pariwisata dan ekonomi lokal selama liburan sekolah.