KALIMANTAN BARAT — PLN UP3 Pringsegow tidak hanya mengamankan lokasi acara utama. Tim teknis memeriksa seluruh infrastruktur kelistrikan mulai dari Bandara M. Taufiq Kiemas, tempat presiden mendarat, hingga RSUD K.H. Muhammad Thohir Krui yang diresmikan. Pemeriksaan mencakup gardu distribusi, jaringan tegangan menengah, hingga peralatan di titik-titik strategis sepanjang jalur kunjungan.
"Kami siagakan personel mulai dari bandara hingga rumah sakit. Sistem kelistrikan diperiksa menyeluruh agar peresmian berjalan lancar tanpa gangguan," ujar Manager PLN UP3 Pringsewu, Eka Nurwati, dalam keterangan resmi.
Selama acara yang berlangsung sekitar dua jam itu, PLN mengoperasikan posko siaga sebagai pusat kendali. Tim yang terdiri dari Pelayanan Teknik (Yantek), operator jaringan, dan petugas lapangan disiagakan 24 jam. Mereka didukung kendaraan operasional, material cadang, dan peralatan kerja untuk mengantisipasi potensi gangguan.
Koordinasi dilakukan secara intensif dengan PLN Unit Induk Distribusi (UID) Lampung, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan panitia penyelenggara. Pemantauan sistem kelistrikan berlangsung secara real-time dari posko untuk memastikan tegangan tetap stabil di setiap lokasi.
Keberhasilan pengamanan listrik ini menjadi bukti komitmen PLN mendukung agenda strategis nasional. Namun yang lebih penting, peresmian RSUD K.H. Muhammad Thohir Krui sendiri menjadi kabar baik bagi warga Pesisir Barat yang selama ini kesulitan mengakses layanan kesehatan memadai. Dengan pasokan listrik yang andal, rumah sakit baru ini bisa beroperasi penuh tanpa khawatir pemadaman.
Ke depan, PLN UP3 Pringsewu berencana memperkuat keandalan sistem distribusi melalui pemeliharaan rutin dan peningkatan kompetensi personel. Penerapan budaya keselamatan kerja juga menjadi prioritas agar pelayanan listrik bagi pelanggan di Lampung terus membaik.