KALIMANTAN BARAT — Turnamen yang berlangsung 4–11 Juli 2026 ini bukan sekadar kompetisi internal institusi. Kapolda Sumsel, Sandi Nugroho, bersama jajaran membuka langsung kejuaraan yang mempertandingkan nomor prestasi dan nonprestasi untuk kalangan usia dini, anak-anak, remaja, pemula, hingga veteran dan instansi pemerintah.
Ketua Pelaksana sekaligus Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Sumsel, Kombes Pol Hari Purnomo, menyebut jumlah peserta tahun ini menjadi yang tertinggi dalam sejarah penyelenggaraan Kapolda Cup. “Antusiasme masyarakat yang tinggi menunjukkan olahraga mampu menjadi media efektif mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat,” ujarnya saat pembukaan.
Peserta berasal dari TNI-Polri, perusahaan swasta, komunitas, hingga kelompok veteran. Kategori nonprestasi sengaja dihadirkan untuk menjaring partisipasi luas tanpa tekanan kompetisi ketat.
Kehadiran dua legenda bulu tangkis Indonesia asal Sumsel menjadi daya tarik tersendiri. Mohammad Ahsan, peraih medali emas Asian Games 2018, dan Tri Kusharjanto, peraih medali perak Olimpiade Sydney 2000, turun langsung memberikan sesi inspirasi kepada para peserta muda.
“Kehadiran kedua tokoh olahraga nasional tersebut memberikan motivasi dan inspirasi bagi para atlet muda yang sedang meniti prestasi,” tambah Hari Purnomo.
Gubernur Sumsel H Herman Deru memberikan apresiasi tinggi terhadap skala penyelenggaraan. “Persiapannya sungguh luar biasa, kejuaraan ini bukan sekadar agenda institusi kepolisian, tetapi telah menjadi pesta olahraga masyarakat Sumsel,” katanya di sela pembukaan.
Ia menambahkan, partisipasi lebih dari seribu peserta membuktikan sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan komunitas olahraga berjalan solid.
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan ajang ini merupakan implementasi program Polri Presisi yang mengedepankan pendekatan humanis. “Badminton Kapolda Cup VI bukan hanya untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi, tetapi juga memperkuat nilai sportivitas, persaudaraan, dan kolaborasi sebagai modal utama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” jelasnya.
Polda Sumsel berkomitmen menjadikan turnamen ini agenda tahunan berkelanjutan. Targetnya: pembinaan usia dini, lahirnya generasi muda sehat dan berkarakter, serta penguatan kolaborasi lintas sektor di Bumi Sriwijaya.