Google Search Console Kini Bisa Lacak Trafik ke Akun YouTube, TikTok, dan Instagram

Penulis: Oman Sudirman  •  Rabu, 08 Juli 2026 | 04:06:01 WIB
Google Search Console kini mendukung pelacakan trafik ke akun YouTube, TikTok, dan Instagram.

KALIMANTAN BARAT — Google memperkenalkan pembaruan pada Search Console yang memungkinkan pengguna melihat jumlah kunjungan dari Google Search langsung ke halaman profil media sosial mereka. Layanan ini sudah tersedia mulai halaman verifikasi Search Console dan mendukung akun di YouTube, X/Twitter, TikTok, serta Instagram.

Tiga Laporan Utama yang Bisa Diakses

Melalui fitur baru ini, pengelola akun bisa mengakses tiga jenis laporan. Pertama, laporan performa yang menampilkan total klik, impresi, dan metrik tambahan. Data ini bisa difilter dan diurutkan untuk mengetahui unggahan atau kata kunci mana yang paling banyak mendatangkan trafik.

Kedua, laporan wawasan (insights report) yang menyajikan gambaran umum tren trafik terbaru, unggahan dengan performa terbaik, serta cara audiens menemukan akun di Google. Ketiga, fitur pencapaian (achievements) yang melacak pertumbuhan dan menandai pencapaian tertentu, misalnya saat jumlah klik dari Google Search dalam 28 hari terakhir mencapai ambang batas baru.

Cara Kerja dan Manfaat bagi Kreator

Data yang terkumpul dapat diekspor jika pengguna ingin menganalisisnya dengan alat lain. Dengan informasi ini, kreator konten atau pemilik akun bisa mengetahui strategi pencarian mana yang efektif mendatangkan pengunjung. Hal ini berguna untuk menyesuaikan judul, deskripsi, atau konten agar lebih mudah ditemukan di Google.

Pembaruan ini memperluas fungsi Search Console yang sebelumnya hanya berfokus pada performa situs web. Kini, pengguna yang memiliki akun di berbagai platform bisa memantau trafik dari mesin pencari tanpa harus membuka satu per satu dashboard analitik masing-masing platform.

Mulai Digunakan Sekarang

Fitur ini sudah aktif dan bisa diakses melalui halaman verifikasi properti di Google Search Console. Tidak ada biaya tambahan untuk menggunakan layanan ini, dan proses pengaturannya terintegrasi langsung dengan akun media sosial yang didukung.

Google juga terus mengembangkan ekosistem pencariannya. Dalam waktu bersamaan, perusahaan memperkenalkan halaman profil untuk situs web dan kreator, serta memberikan opsi bagi situs untuk menolak ditampilkan di AI Mode dan Overviews di hasil pencarian.

Reporter: Oman Sudirman
Sumber: 9to5google.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top