Samsung Galaxy Ring 2 Butuh 6 Peningkatan Ini agar Tak Ketinggalan Zaman

Penulis: Oman Sudirman  •  Sabtu, 11 Juli 2026 | 18:05:31 WIB
Samsung konfirmasi pengembangan Galaxy Ring 2 dengan beberapa peningkatan penting.

KALIMANTAN BARAT — Samsung secara resmi mengonfirmasi pengembangan Galaxy Ring 2. Dr. Hon Pak, Senior Vice President dan Kepala Digital Health Team Samsung, menyatakan hal tersebut dalam wawancara dengan Forbes baru-baru ini. Sayangnya, ia hanya memberikan sedikit bocoran mengenai fitur apa saja yang akan dibawa.

Pasar smart ring saat ini sangat berbeda dibanding saat Galaxy Ring pertama meluncur. Kompetisi semakin ketat dengan munculnya produk baru hampir setiap bulan. Oura Ring 5 dan RingConn Gen 3 menjadi dua pesaing terberat yang sudah menaikkan standar industri.

1. Jangan Tambahkan Biaya Berlangganan

Samsung sudah tepat dengan tidak menerapkan sistem berlangganan di Galaxy Ring. Keputusan ini menjadi salah satu nilai jual utama di tengah tren Oura yang memungut biaya $5,99 per bulan (sekitar Rp 99 ribu) untuk fitur lengkap. RingConn justru memanfaatkan ketiadaan biaya tambahan ini sebagai daya tarik.

Mempertahankan kebijakan bebas langganan menjadi krusial. Beberapa perusahaan pernah menawarkan produk tanpa biaya berulang, lalu kemudian menempatkan fitur inti di balik paywall. Samsung harus menjaga agar semua fitur kesehatan utama tetap bisa diakses tanpa biaya bulanan.

2. Desain Lebih Tipis dan Ringan

Merancang smart ring selalu menjadi tantangan. Produsen harus memasukkan sensor, baterai, dan prosesor ke dalam bentuk yang nyaman dipakai seperti perhiasan. Oura Ring 5 berhasil menjadi lebih kecil dan ringan tanpa mengurangi kemampuannya.

Galaxy Ring 2 tidak harus menjadi yang paling kecil di pasaran. Namun, pengurangan ukuran dan bobot akan menunjukkan bahwa Samsung memahami pentingnya kenyamanan untuk perangkat yang dipakai 24 jam sehari.

3. Daya Tahan Baterai Lebih Lama

Baterai menjadi faktor penentu kebiasaan memakai smart ring. Semakin sering cincin dilepas untuk diisi daya, semakin sulit menjadikannya kebiasaan harian. RingConn Gen 3 misalnya, menjanjikan daya tahan rata-rata 12 hari.

Galaxy Ring generasi pertama sebenarnya sudah memiliki daya tahan baterai yang baik. Namun, ekspektasi pasar terus meningkat. Kabar beredar menyebut Galaxy Ring 2 akan menggunakan baterai solid-state yang lebih bertenaga.

4. Dukungan iOS

Galaxy Ring saat ini hanya kompatibel dengan perangkat Android. Laporan terbaru mengindikasikan Samsung sedang mengembangkan kompatibilitas dengan iPhone. Jika terealisasi, ini akan memperluas pasar secara signifikan.

Membatasi akses ke ekosistem Samsung saja jelas mengesampingkan banyak calon pembeli. Meski pengguna Samsung akan tetap mendapat keuntungan integrasi lebih dalam, fitur dasar lintas platform sudah menjadi kebutuhan. Apple sendiri diketahui telah mengajukan paten teknologi ring, menandakan raksasa Cupertino itu juga melirik segmen ini.

5. Fitur Kesehatan Baru yang Membedakan

Kebanyakan smart ring saat ini melacak metrik serupa: tidur, detak jantung, aktivitas, stres, dan pemulihan. RingConn Gen 3 menambahkan fitur unik seperti wawasan kesehatan pembuluh darah dan pemantauan sleep apnea. Meski belum terbukti nilai jangka panjangnya, fitur-fitur itu memberikan titik diferensiasi yang jelas.

Samsung tidak perlu meniru fitur tersebut persis. Namun, menawarkan sesuatu di luar metrik standar akan membuat Galaxy Ring 2 terasa sebagai peningkatan berarti dan pilihan solid di tengah banyak produk serupa.

6. AI yang Tidak Membosankan

Dr. Hon Pak dalam wawancara dengan Forbes mengindikasikan Samsung berpikir lebih dalam soal implementasi AI. Ia menjelaskan bahwa orang memiliki gaya motivasi berbeda, sehingga pendekatan harus disesuaikan: "Selama dua hingga tiga tahun ke depan, AI akan bisa mengatakan, berdasarkan karakteristik orang ini, saya akan mendorongnya ke arah ini, dan 70 atau 80 persen dari waktu saya bisa memprediksi orang itu akan berolahraga lebih banyak atau tidur lebih banyak."

Banyak merek wearable meremehkan pentingnya bahasa dalam perubahan perilaku. Implementasi terbaik bukan sekadar menyuruh pengguna tidur lebih banyak, melainkan mengidentifikasi pola, perubahan, atau tanda peringatan, lalu memberikan saran yang benar-benar personal. Jika berhasil, AI bisa menjadi fitur paling menarik Galaxy Ring 2.

Samsung diperkirakan akan mengungkap lebih banyak detail pada acara Galaxy Unpacked berikutnya yang dijadwalkan berlangsung di London pada 22 Juli 2026.

Reporter: Oman Sudirman
Sumber: techradar.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top