Taman Nasional Danau Sentarum, Kawasan Lahan Basah Terbesar di Indonesia

Penulis: Luqman Arif  •  Minggu, 12 Juli 2026 | 00:05:01 WIB

Provinsi Kalimantan Barat memiliki kawasan konservasi unik yang cukup jarang ditemukan di tempat lain, yaitu Taman Nasional Danau Sentarum. Kawasan ini terletak di Kabupaten Kapuas Hulu, cukup jauh dari pusat Kota Pontianak.

Keunikan utama kawasan ini terletak pada karakter danaunya yang bersifat musiman, menciptakan ekosistem lahan basah yang menjadi rumah bagi ratusan spesies flora dan fauna.

Berikut fakta seputar lokasi, karakteristik unik, dan status internasional Taman Nasional Danau Sentarum yang perlu diketahui.

Lokasi dan Luas Kawasan

Taman Nasional Danau Sentarum memiliki luas mencapai 127.393 hektare, menjadikannya salah satu kawasan konservasi lahan basah terluas yang dimiliki Indonesia.

Kawasan ini berjarak sekitar 700 kilometer dari Kota Pontianak, sehingga membutuhkan perjalanan yang cukup panjang bagi wisatawan yang ingin mengunjunginya langsung dari ibu kota provinsi.

Meski jaraknya cukup jauh, keunikan ekosistem yang dimiliki kawasan ini menjadikannya tetap layak menjadi tujuan bagi pencinta alam maupun peneliti yang tertarik dengan ekosistem lahan basah tropis.

Ekosistem Danau Musiman yang Langka

Taman Nasional Danau Sentarum merupakan kawasan konservasi lahan basah terbesar di Indonesia, dengan karakteristik unik berupa danau yang tergenang air selama sekitar sepuluh bulan setiap tahunnya, dengan kedalaman mencapai 14 meter.

Saat musim kemarau tiba, sekitar 80 persen wilayah danau akan mengering dan membentuk kolam-kolam kecil, menciptakan siklus ekosistem musiman yang tergolong langka ditemukan di kawasan lain di dunia.

Perubahan siklus air ini turut membentuk pola kehidupan flora dan fauna yang unik, karena banyak spesies yang harus beradaptasi dengan perubahan kondisi lingkungan sepanjang tahun.

Kekayaan Keanekaragaman Hayati

Kawasan Danau Sentarum menjadi habitat bagi 675 spesies tumbuhan, 265 jenis ikan air tawar, serta 147 jenis mamalia yang tersebar di seluruh kawasan taman nasional ini.

Dari sekitar 1.519 jenis burung yang tercatat ada di Indonesia, sekitar 20 persen di antaranya dapat ditemukan di kawasan Danau Sentarum, menjadikannya salah satu lokasi penting bagi pengamatan burung di Kalimantan.

Keanekaragaman hayati yang tinggi ini menjadikan Danau Sentarum sebagai laboratorium alam yang penting bagi penelitian ekosistem lahan basah tropis di Indonesia.

Pengakuan Internasional sebagai Situs Ramsar

Pada tahun 1994, Taman Nasional Danau Sentarum masuk dalam daftar Ramsar List of Wetlands of International Importance, sebuah pengakuan internasional yang juga didukung oleh UNESCO.

Kawasan ini pertama kali ditetapkan sebagai suaka margasatwa pada tahun 1982, sebelum akhirnya statusnya ditingkatkan menjadi taman nasional pada tahun 1999.

Pengakuan sebagai Situs Ramsar ini menegaskan pentingnya Danau Sentarum sebagai kawasan lahan basah yang wajib dilindungi demi kelestarian ekosistem global, bukan hanya bagi Indonesia semata.

Checklist Sebelum ke Danau Sentarum

  • Rencanakan perjalanan dengan matang mengingat jaraknya yang cukup jauh dari Pontianak
  • Sesuaikan waktu kunjungan dengan musim untuk melihat kondisi danau yang diinginkan
  • Gunakan jasa pemandu lokal yang memahami karakter kawasan lahan basah
  • Siapkan perlengkapan yang sesuai untuk perjalanan air maupun darat
  • Bawa peralatan pengamatan burung jika tertarik dengan kekayaan avifauna kawasan ini

Informasi wisata dan berita seputar Pontianak lainnya bisa dibaca di beranda kabarpontianak.com.

Reporter: Luqman Arif
Back to top