KUBU RAYA — Suasana Taman Wisata Amalzone di Desa Pal IX, Kecamatan Sungai Kakap, berubah menjadi ruang kepemimpinan yang cair. Puluhan Kepala OPD Pemprov Kalbar mengikuti serangkaian permainan kelompok dan aktivitas outbond yang dirancang untuk membangun kerja sama tim serta meningkatkan kepercayaan antarpejabat.
Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, turun langsung mendampingi para peserta. Ia menyebut kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan terapi penyegaran bagi jajaran birokrasi.
Pemilihan lokasi di tengah pepohonan rindang dan aliran sungai bukan tanpa alasan. Lingkungan asri dimanfaatkan untuk membangun komunikasi yang lebih cair dan mempererat hubungan kerja antar-pimpinan perangkat daerah. Pendekatan ini dinilai lebih efektif dibandingkan rapat konvensional di ruang tertutup.
“Kegiatan ini diharapkan mampu menyegarkan pikiran, mempererat persahabatan, serta membangun kembali kekompakan dan kebersamaan dalam menjalankan tugas sehari-hari,” ujar Ria Norsan di sela-sela acara.
Di hadapan para kepala dinas, Ria Norsan menekankan bahwa kekompakan antarpimpinan OPD menjadi faktor krusial dalam keberhasilan program pembangunan daerah. Menurutnya, koordinasi lintas sektor yang solid akan membuat berbagai program strategis berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
Orang nomor satu di Kalbar itu juga mengingatkan seluruh aparatur sipil negara untuk terus meningkatkan profesionalisme dan integritas. “Saya berpesan kepada seluruh pejabat agar menjadi ASN yang baik dan senantiasa memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kalimantan Barat,” tegasnya.
Menutup arahannya, Ria Norsan menyematkan nilai khairunnas anfa’uhum linnas—sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesama—sebagai pedoman dalam setiap tugas pelayanan publik. “Mari kita mengabdikan diri sebagai pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat luas melalui pelayanan yang tulus dan penuh tanggung jawab,” pungkasnya.
Melalui penguatan kapasitas ini, Pemprov Kalbar berharap terbangun soliditas dan sinergi yang lebih kuat di antara para pimpinan OPD. Dengan kolaborasi yang baik, pelaksanaan program pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat diharapkan berjalan lebih optimal guna mewujudkan Kalimantan Barat yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.