PONTIANAK — Puluhan siswa SMAN 5 Pontianak mendapat materi langsung tentang teknik berkendara aman dan pengenalan potensi bahaya di jalan raya. Edukasi interaktif ini tidak hanya menyampaikan teori, tetapi juga praktik penggunaan perlengkapan berkendara standar.
Manager Marketing Astra Motor Kalimantan Barat, Chrystian David, menyebut pelajar merupakan kelompok yang rentan terlibat kecelakaan. “Melalui semangat Sinergi Bagi Negeri, kami ingin kampanye #Cari_Aman semakin dekat dengan kalangan pelajar,” ujarnya dalam siaran pers, Senin.
Ia menambahkan, edukasi ini adalah upaya bersama untuk melahirkan generasi pengendara yang disiplin dan bertanggung jawab. Pihaknya juga mengapresiasi dukungan sekolah yang telah berkolaborasi dalam kegiatan tersebut.
Dalam sesi tersebut, tim Safety Riding Astra Motor Kalbar memberikan pemahaman tentang kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas. Siswa juga diajak mengenali potensi bahaya di jalan serta menerapkan perilaku aman saat berkendara.
Kampanye #Cari_Aman diperkenalkan sebagai gerakan untuk mengingatkan pengendara agar selalu mengutamakan keselamatan. Mulai dari penggunaan helm SNI, jaket, sarung tangan, hingga etika di jalan seperti tidak melawan arus dan menyalakan lampu saat kondisi gelap.
Chrystian David berharap para siswa yang telah mengikuti edukasi dapat menjadi agen perubahan di lingkungannya. “Sehingga budaya berkendara yang aman dan tertib terus berkembang di Kota Pontianak,” tutupnya.
Program ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan CSR Astra Motor Kalbar yang berfokus pada keselamatan berkendara. Ke depan, kegiatan serupa direncanakan menyasar sekolah-sekolah lain di Kalimantan Barat.