Menteri Dody Hanggodo: Tata Ruang Sekolah Rakyat Terintegrasi 4 Jakarta Dioptimalkan di Tengah Keterbatasan Lahan

Penulis: Redaksi  •  Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:09:18 WIB
Menteri Dody Hanggodo: Tata Ruang Sekolah Rakyat Terintegrasi 4 Jakarta Dioptimalkan di Tengah Keterbatasan Lahan

JAKARTA - Di tengah keterbatasan lahan di kawasan perkotaan, pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 4 Jakarta dilakukan dengan mengoptimalkan ruang yang tersedia agar kebutuhan pendidikan berasrama tetap dapat terpenuhi. Sekolah ini berdiri di atas lahan seluas 40.320 m2.

Kondisi lahan yang terbatas membuat tidak seluruh fungsi dapat dibangun dalam bentuk fasilitas yang berdiri sendiri. Gedung sekolah sendiri memiliki luas sekitar 9.721,95 m² dengan ruang kelas berkapasitas 25 siswa per kelas, dilengkapi perpustakaan, laboratorium komputer dan bahasa, serta laboratorium kimia, fisika, dan biologi.

Kompleks Sekolah Rakyat Terintegrasi 4 Jakarta terdiri atas gedung sekolah, asrama siswa, hunian guru, fasilitas olahraga, masjid, kantin, dan ruang serbaguna. Kompleks itu dilengkapi masjid seluas sekitar 1.530 m², lapangan basket, lapangan futsal, serta fasilitas pendukung lainnya.

Asrama SD putra dan putri masing-masing dilengkapi kamar tidur, ruang pengasuh, area komunal, area cuci dan jemur, serta toilet. Asrama SMP/SMA putri memiliki kapasitas hingga 216 orang dengan fasilitas serupa ditambah fasilitas pendukung lainnya, sedangkan asrama SMP/SMA putra juga berkapasitas 216 orang.

"Bangunannya sudah jadi, bagus. Tinggal sedikit-sedikit, minor. Secara keseluruhan sudah bagus. Secara bertahap pasti akan ada tambahan, beberapa bulan lagi akan masuk tambahan siswa," kata Dody Hanggodo saat meninjau fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 4 Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memastikan penyempurnaan fasilitas tetap dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar yang telah berjalan.

Saat ini Sekolah Rakyat Jakarta telah mulai melaksanakan kegiatan pendidikan sejak 14 Juni 2026 dengan total 404 siswa, terdiri atas 29 siswa SD, 153 siswa SMP, dan 222 siswa SMA.

"Ini buah pemikiran Pak Presiden Prabowo Subianto untuk memutus kemiskinan sedini mungkin. Salah satu caranya adalah menyekolahkan adik-adik kita di sini. Yang penting bagaimana fasilitas ini bisa benar-benar mendukung anak-anak untuk belajar," kata Menteri Dody.

"Sekolah Rakyat ini seperti boarding school, tapi dengan kualitas yang boleh dibandingkan dengan sekolah swasta yang boarding school," pungkas Menteri PU Dody Hanggodo.

Reporter: Redaksi
Back to top