MEMPAWAH — Rasa syukur atas perjalanan usaha selama sepuluh tahun diwujudkan WK Kampoeng dengan cara yang berbeda. Alih-alih menggelar pesta, kedai kopi di Mempawah ini memilih menyalurkan bantuan pendidikan untuk puluhan anak di Desa Malikian, Kecamatan Mempawah Hilir, Rabu (19/8/2026).
Kegiatan ini sekaligus menjadi rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW. Suasana sederhana berubah hangat ketika anak-anak menerima tas dan alat tulis di salah satu rumah warga.
Owner WK Kampoeng, Erado, mengatakan momen satu dekade ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan usaha sebaiknya dirasakan juga oleh masyarakat sekitar. Menurutnya, pemilihan perlengkapan sekolah bukan tanpa alasan.
“Kami bersyukur bisa sampai pada momentum ulang tahun WK Kampoeng. Kami ingin rasa syukur itu tidak hanya dirasakan oleh kami, tetapi juga bisa dibagikan kepada masyarakat, khususnya anak-anak,” ujarnya.
Erado menilai pendidikan adalah fondasi masa depan generasi muda. Bantuan sederhana ini diharapkan mampu memicu semangat anak-anak untuk terus menuntut ilmu.
“Tas dan alat tulis mungkin terlihat sederhana. Tetapi mudah-mudahan bisa menjadi penyemangat bagi mereka untuk bersekolah, belajar lebih giat dan menggapai cita-cita. Kami ingin anak-anak tahu bahwa ada orang-orang yang peduli dan mendukung mereka,” katanya.
Antusiasme terlihat jelas dari raut wajah anak-anak Desa Malikian saat menerima bantuan. Keceriaan itu menjadi energi tersendiri bagi para relawan yang hadir dalam kegiatan sosial tersebut.
Kegiatan ini tidak berjalan sendiri. Polsek Mempawah Hilir dan jurnalis yang tergabung dalam Pejuang Mempawah turut berkolaborasi, mulai dari persiapan hingga penyerahan bantuan di lokasi.
Erado memberikan apresiasi atas sinergi tersebut. Ia menilai kolaborasi lintas elemen ini membuat dampak positif yang dihasilkan menjadi lebih luas.
“Terima kasih kepada Polsek Mempawah Hilir dan teman-teman jurnalis yang sudah ikut bersama-sama dalam kegiatan ini. Kolaborasi seperti ini sangat berarti, karena ketika kita bergerak bersama, manfaat yang diberikan juga bisa semakin luas,” ucapnya.
Bagi WK Kampoeng, peringatan satu dekade dimaknai sebagai momentum mempererat kepedulian terhadap lingkungan. Keberadaan kedai kopi ini diharapkan tidak hanya menjadi roda ekonomi, tetapi juga sumber manfaat sosial.
Semangat berbagi ini rencananya akan terus dipupuk di masa mendatang. Dengan begitu, WK Kampoeng ingin membuktikan bahwa usaha kecil bisa berkontribusi nyata bagi pendidikan anak-anak di sekitarnya.