BYD M6 DM Dominasi Pemesanan GIIAS 2026, Klaim Biaya Operasional Turun 60 Persen

Penulis: Oman Sudirman  •  Jumat, 21 Agustus 2026 | 02:43:01 WIB
BYD M6 DM mencatat lonjakan permintaan signifikan sejak diperkenalkan di GIIAS 2026, dengan klaim biaya operasional turun hingga 60 persen.

KALIMANTAN BARAT — Fenomena elektrifikasi di segmen mobil keluarga kian nyata. PT Bumi Hijau Motor, bagian dari jaringan diler resmi Haka Auto, mencatat lonjakan permintaan signifikan untuk BYD M6 DM sejak diperkenalkan di GIIAS 2026, Kamis (20/8/2026). Model ini disebut-sebut menjadi magnet utama yang menggerakkan angka penjualan di berbagai wilayah Indonesia.

"BYD M6 DM saat ini menjadi magnet penjualan di Indonesia. Terbukti menjadi kontributor utama di GIIAS 2026," ujar Sales Support Manager PT Bumi Hijau Motor, Bayu Marfiadi.

Teknologi Dual Mode: Dominasi Listrik untuk Efisiensi Harian

Sistem penggerak Dual Mode pada BYD M6 DM dirancang berbeda dari hybrid konvensional. Pabrikan mengklaim porsi penggunaan tenaga listrik murni bisa mencapai 80 persen dalam pemakaian harian. Artinya, konsumsi bahan bakar minyak (BBM) hanya optimal saat dibutuhkan, seperti pada kecepatan tinggi atau akselerasi berat.

Dampaknya langsung terasa pada anggaran operasional. Pengguna disebut bisa memangkas belanja BBM hingga 60 persen. Efisiensi ini berlapis dengan biaya servis rutin yang diklaim 30 persen lebih hemat ketimbang mobil bermesin bensin 1.500 cc. Beban pajak tahunan yang lebih rendah juga menjadi nilai tambah yang kerap dipertimbangkan konsumen keluarga.

Jarak Tempuh 1.300 Kilometer dan Tenaga 207 HP

Efisiensi tidak membuat BYD M6 DM kehilangan performa. Kombinasi baterai dan tangki BBM penuh menghasilkan jarak jelajah hingga 1.300 kilometer dalam sekali pengisian penuh. Angka ini menjawab kebutuhan perjalanan antarkota yang kerap menjadi kekhawatiran pemilik kendaraan elektrifikasi.

Dapur pacunya menyemburkan tenaga puncak 207 HP dengan torsi maksimal 210 Nm. Spesifikasi ini membuat MPV tersebut mampu melibas jalanan menanjak di kawasan pegunungan tanpa kehilangan tenaga. Karakter ini menjadi nilai jual utama bagi konsumen yang tinggal di area topografi menantang.

Fitur V2L: Sumber Listrik Darurat hingga 2.200 Watt

Gaya hidup aktif juga menjadi sasaran utama BYD M6 DM. Fitur Vehicle-to-Load (V2L) memungkinkan mobil mengalirkan daya listrik hingga 2.200 watt untuk peralatan eksternal. Fungsi ini praktis saat kegiatan berkemah di alam terbuka, bahkan bisa diandalkan sebagai sumber daya cadangan ketika rumah mengalami pemadaman listrik.

Sistem V2L dilengkapi proteksi otomatis. Suplai daya ke perangkat luar akan terputus saat sisa baterai menyentuh angka 15 persen. Langkah pengamanan ini memastikan kendaraan tetap memiliki cadangan energi untuk mobilitas setelah listrik dialirkan keluar.

Antusiasme pasar yang tinggi tercermin dari membludaknya pemesanan di berbagai diler Haka Auto. Perluasan jaringan penjualan yang agresif turut mendorong kenaikan omzet yang signifikan dari waktu ke waktu, menjadikan BYD M6 DM salah satu model paling diminati di kelas MPV keluarga saat ini.

Reporter: Oman Sudirman
Sumber: malang-post.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top