STIN 2026: SKD, Kesehatan, dan Psikotes, Ini Urutannya

Penulis: Redaksi  •  Jumat, 21 Agustus 2026 | 11:59:31 WIB
Peserta seleksi STIN 2026 mengikuti tahapan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sebagai langkah awal setelah lolos seleksi administrasi.

STIN - Badan Intelijen Negara (BIN) kembali membuka pintu masuk ke Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) untuk tahun akademik 2026/2027. Pendaftaran taruna dan taruni baru berlangsung lewat portal SSCASN BKN bersamaan dengan sekolah kedinasan lain.

Apa Saja yang Diuji Setelah Lolos Administrasi

Peserta yang lolos seleksi administrasi selanjutnya menghadapi Seleksi Kompetensi Dasar, dilanjutkan tes kesehatan, kebugaran fisik, dan psikologi, serta tahapan lain sesuai ketentuan STIN.

Cara Mendaftar via SSCASN

  1. Akses portal SSCASN BKN.
  2. Buat akun menggunakan data kependudukan.
  3. Login dengan akun yang telah dibuat.
  4. Pilih menu Sekolah Kedinasan.
  5. Pilih Badan Intelijen Negara/STIN.
  6. Pilih program studi sesuai latar belakang pendidikan.
  7. Isi biodata dan data pendidikan.
  8. Unggah dokumen yang dipersyaratkan.
  9. Periksa kembali seluruh data.
  10. Kirim pendaftaran dan simpan bukti pendaftaran.
  11. Pantau pengumuman dan tahapan seleksi berikutnya lewat kanal resmi.

Kapan Pendaftaran Dibuka

Jendela pendaftaran STIN 2026 berlangsung 18-30 Agustus 2026, mengikuti jadwal nasional penerimaan sekolah kedinasan yang ditetapkan BKN. Mendaftar lebih awal disarankan agar ada waktu memeriksa ulang kelengkapan dokumen sebelum batas waktu.

Deretan Syarat yang Harus Dicek

  • Rekam jejak bersih dari tindak pidana, dibuktikan SKCK.
  • Kewarganegaraan Indonesia dan kesetiaan pada Pancasila serta UUD 1945.
  • Lulusan minimal SMA/sederajat, bukan Paket C.
  • Nilai akademik, kondisi kesehatan, dan fisik sesuai standar STIN.
  • Kesediaan mengikuti seluruh ketentuan pendidikan dan seleksi.

Khusus lulusan 2024-2026, standar nilai yang perlu dipenuhi adalah rata-rata ijazah minimal 85, dengan nilai Matematika, Bahasa Indonesia, serta Bahasa Inggris/bahasa asing juga minimal 85.

Tiga Program Studi yang Dibuka

1. Sarjana Agen Intelijen

Terbuka bagi lulusan SMA/sederajat. Program ini berkaitan dengan kemampuan operasional intelijen, dengan profil lulusan diarahkan menjadi perwira intelijen spesialisasi Human Intelligence (HUMINT).

2. Sarjana Analis Intelijen

Juga terbuka bagi lulusan SMA/sederajat. Fokusnya pada kemampuan menganalisis informasi dan peristiwa untuk mendukung pengambilan keputusan strategis, dengan spesialisasi Intelligence Analysis Management.

3. Sarjana Terapan Keamanan dan Intelijen Siber

Punya syarat jurusan lebih spesifik: lulusan SMK/MAK bidang teknologi, komputer, jaringan, dan multimedia, meliputi Desain Grafis, Komputer, Multimedia, Pengembangan Gim, Rekayasa Perangkat Lunak, Teknik Jaringan Akses, serta Teknik Komputer dan Informatika.

Jumlah Kuota Tiap Program Studi

Penerimaan STIN 2026 menyediakan total 100 kursi. Program Agen Intelijen mendapat porsi terbesar dengan 60 kursi, disusul Analis Intelijen dan Keamanan Intelijen Siber masing-masing 20 kursi. Secara gender, 85 persen kuota untuk laki-laki dan 15 persen untuk perempuan.

Syarat Fisik dan Kesehatan

  • Laki-laki: diutamakan tinggi badan minimal 165 cm.
  • Perempuan: diutamakan tinggi badan minimal 160 cm.
  • Berat badan harus seimbang sesuai ketentuan.

Kata "diutamakan" berarti peserta dengan tinggi di bawah ketentuan masih bisa mengikuti proses seleksi apabila memiliki prestasi atau kemampuan tertentu yang bisa dibuktikan. Persyaratan kesehatan lain tetap mengikuti pemeriksaan yang ditetapkan panitia.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa yang terjadi jika dokumen tidak lengkap saat pendaftaran?
Peserta disarankan memeriksa kembali seluruh data dan dokumen sebelum mengirim pendaftaran, karena kelengkapan berkas menjadi bagian dari seleksi administrasi.

Berapa lama proses seleksi STIN 2026 berlangsung?
Sumber tidak mencantumkan durasi pasti, namun tahapannya mencakup seleksi administrasi, Seleksi Kompetensi Dasar, tes kesehatan, kebugaran, dan psikologi secara berurutan.

Kesimpulan

Dengan kuota 100 taruna, tiga pilihan program studi, dan jendela pendaftaran yang berlangsung sampai 30 Agustus 2026, calon peserta STIN 2026 perlu segera menyiapkan dokumen dan memastikan seluruh syarat akademik maupun fisik terpenuhi sebelum mendaftar lewat SSCASN BKN.

Reporter: Redaksi
Back to top