KALIMANTAN BARAT — Angka ini bukan sekadar laporan tahunan. Buat ibu yang punya bayi dan balita, data ini jadi pengingat: masih ada sekitar 14 ribu anak yang belum lengkap status imunisasinya.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, menyebut capaian indikator kekebalan kelompok sudah mencapai 76,50 persen. Target yang ditetapkan hanya 58,67 persen.
"Capaian ini menunjukkan upaya peningkatan cakupan imunisasi terus dilakukan untuk memperkuat perlindungan masyarakat terhadap penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi," kata Dini di Tangerang.
Artinya, semakin banyak anak yang diimunisasi, semakin kecil risiko wabah menyebar ke anak-anak lain di lingkungan sekitar.
Untuk imunisasi HPV dosis pertama bagi siswa kelas 5, baru 6.939 anak dari sasaran 15.397 anak yang mendapatkannya. Cakupan per 7 September 2026 mencapai 45,07 persen, sementara target hingga Agustus 2026 sebesar 64,67 persen.
Selisihnya cukup lebar. Kalau putri ibu duduk di kelas 5 SD, cek apakah sekolahnya sudah menggelar imunisasi HPV atau belum.
Kementerian Kesehatan akan menggelar Bulan Imunisasi Kejar Nasional pada 1 hingga 31 Oktober 2026. Momentum ini khusus untuk mengejar imunisasi anak yang belum lengkap.
"Momentum tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mengejar imunisasi anak yang belum lengkap, khususnya anak usia 59 bulan 3 minggu 29 hari," tambah Dini.
Rentang usia itu setara dengan anak yang belum genap 5 tahun. Kalau si kecil masih di bawah usia tersebut dan ada jadwal imunisasi yang terlewat, ini waktu yang tepat untuk mengejarnya.
Dinkes Kota Tangerang mengimbau orang tua segera memeriksa status imunisasi anak. Bawa buku KIA atau catatan imunisasi ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat, seperti puskesmas atau posyandu.
Petugas akan mengecek riwayat imunisasi dan menentukan suntikan apa saja yang masih kurang. Tidak perlu menunggu sampai ada kasus penyakit muncul di lingkungan sekitar.
"Upaya bersama antara pemerintah, tenaga kesehatan, sekolah, dan keluarga diharapkan dapat semakin meningkatkan cakupan imunisasi serta memperkuat perlindungan kesehatan anak di Kota Tangerang," ujar Dini.
Kalau anak ibu belum genap 5 tahun dan status imunisasinya tidak jelas, segera datang ke puskesmas terdekat. Bawa buku KIA atau catatan imunisasi agar petugas bisa mencocokkan jadwal.
Untuk anak usia sekolah yang belum menerima imunisasi HPV, tanyakan ke pihak sekolah atau langsung ke puskesmas. Jangan tunda sampai Oktober, karena jadwal kejar nasional hanya sebulan.
Melengkapi imunisasi anak tidak harus menunggu program pemerintah. Mumpung ada Bulan Imunisasi Kejar Nasional Oktober 2026, cek buku KIA hari ini dan lengkapi yang kurang di fasilitas kesehatan terdekat.