Presiden Prabowo Minta Riset Gambut Dioptimalkan, Ilmuwan Dipanggil ke Istana 24 September

Penulis: Nurul Huda  •  Jumat, 25 September 2026 | 23:29:01 WIB
Presiden Prabowo menerima sejumlah ilmuwan dan akademisi gambut di Istana Kepresidenan RI, Kamis (24/9).

Presiden RI Prabowo Subianto meminta riset dan kajian lahan gambut terus dilanjutkan guna memperkuat pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Permintaan itu disampaikan Mendiktisaintek Brian Yuliarto usai para ilmuwan dan akademisi gambut diundang ke Istana Kepresidenan RI pada Kamis (24/9). Pemerintah juga membahas pemetaan lahan gambut hingga menghidupkan kembali Masyarakat Peduli Api di tingkat desa.

JAKARTA — Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya keberlanjutan penelitian gambut. Arahan itu muncul dalam pertemuan di Istana Kepresidenan RI yang melibatkan sejumlah ilmuwan dan akademisi yang selama ini mengkaji lahan gambut.

Brian menyampaikan hal tersebut dalam keterangan di Jakarta, Jumat. Menurut dia, keterlibatan para ahli menjadi bagian dari upaya memperkuat penanganan persoalan gambut berbasis pengetahuan dan hasil penelitian.

Riset Gambut Diminta Tidak Berhenti di Tengah Jalan

Presiden meminta agar penelitian-penelitian soal gambut tidak berhenti. Kajian yang sudah berjalan diharapkan bisa terus dioptimalkan untuk memperkuat pencegahan karhutla.

"Bapak Presiden meminta agar penelitian-penelitian terus dilanjutkan, sehingga kajian-kajian tentang gambut, penanganan gambut itu bisa dioptimalkan," kata Brian.

Permintaan itu disampaikan saat Presiden mengundang para ilmuwan dan akademisi yang selama ini meneliti gambut ke Istana Kepresidenan RI pada Kamis (24/9).

Pemetaan Lahan Gambut untuk Budi Daya hingga Perikanan

Pemerintah juga membahas wacana pemetaan lahan gambut. Tujuannya mengelompokkan lahan berdasarkan kesesuaiannya untuk berbagai pemanfaatan.

"Disampaikan juga bagaimana pemetaan lahan-lahan gambut itu akan dilakukan, akan dikelompokkan mana lahan-lahan yang cocok untuk pengembangan, apakah itu budi daya tanaman, perikanan, dan lain-lainnya. Jadi, pemetaan-pemetaan itu perlu segera dilakukan," ujar Brian.

Selain pemetaan, pengetahuan dan praktik baik serta kearifan lokal masuk dalam pembahasan. Presiden meminta hal itu dijadikan referensi dalam pengelolaan dan penanganan lahan gambut.

Masyarakat Peduli Api Diminta Dihidupkan Kembali

Presiden mengarahkan agar Masyarakat Peduli Api (MPA) dihidupkan kembali dengan dukungan yang diperlukan. Penanganan berbasis desa dinilai lebih efektif dan cepat.

"Bapak Presiden menyampaikan juga penanganan berbasis desa, MPA itu dihidupkan kembali dengan dukungan tertentu, karena berdasarkan analisis, kajian dari para ahli, memang yang lebih efektif, lebih efisien, lebih cepat untuk penanganan kebakaran itu justru berasal dari masyarakat yang ada di lokasi terdekat," ucap dia.

Prabowo juga menyoroti pentingnya edukasi kepada masyarakat, termasuk melalui sekolah dan kurikulum. Materi soal kepedulian terhadap gambut dan pencegahan kebakaran diharapkan masuk ke ruang belajar.

Kemdiktisaintek Dorong Keterhubungan Kampus dan Kebutuhan Pembangunan

Brian memastikan Kemdiktisaintek akan terus mendorong keberlanjutan riset dan keterlibatan para ilmuwan. Kontribusi mereka disesuaikan dengan kepakaran masing-masing.

Langkah itu menjadi bagian dari upaya memperkuat keterhubungan antara perguruan tinggi, sains, teknologi, dan kebutuhan pembangunan nasional.

Reporter: Nurul Huda
Sumber: kalbar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top