KALIMANTAN BARAT — Infinix resmi meluncurkan GT NX Controller dan GT NX Station di Indonesia, dua aksesori yang mengubah smartphone menjadi konsol gaming portabel maupun setup layar besar. GT NX Controller dibanderol Rp 999.000 dan GT NX Station Rp 1.099.000, dengan harga flash sale mulai Rp 899.000 dan Rp 999.000 pada periode 30 September 2026. Keduanya menyasar gamer mobile yang ingin kontrol lebih presisi tanpa harus membeli konsol terpisah.
Infinix menggandeng Blood Strike untuk mengoptimalkan kedua perangkat, khususnya game first-person shooter (FPS). Kolaborasi itu mencakup kontrol bidikan, respons koneksi, hingga pengalaman bermain di layar yang lebih besar.
Menurut Country Manager Infinix Indonesia Tommy Xiong, pendekatan itu jadi pembeda utama produk barunya. "GT NX Controller menghadirkan FPS Precision Touchpad untuk kontrol yang lebih akurat dan responsif, sementara GT NX Station membawa pengalaman tersebut ke layar yang lebih besar melalui Extend or Mirror Display, pendinginan TEC, dan konektivitas terintegrasi," ujarnya.
GT NX Controller mengandalkan Pixel-Level FPS Precision Touchpad yang diklaim Infinix sebagai yang pertama di dunia pada controller mobile gaming. Teknologi ini dirancang memberi kontrol bidikan lebih presisi, meniru sensasi memakai mouse di PC.
Controller ini memakai arsitektur tiga chip berlatensi rendah dengan teknologi Millisecond-Level Direct Connect. Infinix mengklaim baterainya mampu menopang sesi gaming lebih dari 22 jam.
Ada pula FPS Tactical Haptics Sync dengan tiga tingkat intensitas: Low, Medium, dan High. Sistem haptik memberikan getaran sesuai situasi dalam game, misalnya saat karakter terjun dengan parasut atau ketika zona permainan menyusut.
Dari sisi kompatibilitas, GT NX Controller mendukung Android dan iOS. Perangkat ini bisa dipasang pada smartphone dengan lebar hingga 81,7 mm dan ketebalan maksimal 11,8 mm.
GT NX Station berfungsi memindahkan game dari smartphone ke monitor atau TV. Perangkat ini menawarkan Extend or Mirror Display serta sistem pendingin TEC terintegrasi untuk menjaga suhu HP selama sesi bermain panjang.
Mode Universal Extend memungkinkan game tampil di layar eksternal sementara smartphone tetap dipakai untuk aktivitas lain. Sementara Mirror Mode menggandakan tampilan HP ke monitor atau TV.
Stasiun ini menyediakan konektivitas 9-in-1, meliputi HDMI, Ethernet RJ45, dua port USB-A, USB-C, USB-C PD, slot microSD, dan jack audio 3,5 mm. Pengguna bisa menyambungkan keyboard, headset, hingga penyimpanan eksternal.
GT NX Controller dan GT NX Station sudah tersedia melalui Infinix Official Store dan jaringan penjualan resmi. GT NX Controller dijual Rp 999.000, sedangkan GT NX Station Rp 1.099.000.
Dalam periode flash sale mulai 30 September 2026, GT NX Controller ditawarkan Rp 899.000 dan GT NX Station Rp 999.000. Selisih harga itu membuat keduanya masuk segmen aksesori gaming mobile yang relatif terjangkau dibanding controller dan docking station kelas premium.
Langkah Infinix menambah lini aksesori gaming menandai pergeseran strategi vendor smartphone di pasar Indonesia. Setelah bersaing di spesifikasi chipset dan layar, produsen mulai membangun ekosistem periferal untuk menahan pengguna di dalam platformnya.