Pemkot Pontianak Tata Kabel Fiber Optik dan Utilitas di Ruang Publik, Siapkan Masterplan Ducting Bawah Tanah

Penulis: Luqman Arif  •  Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:48:01 WIB
Pemerintah Kota Pontianak menata jaringan kabel telekomunikasi dan utilitas di sejumlah koridor jalan ruang publik.

Pemerintah Kota Pontianak memulai penataan jaringan kabel telekomunikasi dan utilitas yang semrawut di sejumlah koridor jalan ruang publik. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyatakan penataan menyangkut wajah kota sekaligus keamanan dan kenyamanan warga. Pemkot juga menyiapkan konsep penataan utilitas bawah tanah melalui masterplan ducting kota.

PONTIANAK — Pemerintah Kota Pontianak menata jaringan kabel telekomunikasi yang berada di ruang publik. Penataan dilakukan berdasarkan pemetaan dan pengamatan kondisi jaringan di sejumlah koridor jalan. Hasil survei menunjukkan masih ada kabel menumpuk pada satu tiang, gulungan dan sambungan menggantung, serta kabel melintas dengan ketinggian tidak seragam.

Di beberapa titik, kabel terlihat berada dekat badan jalan, area pejalan kaki, vegetasi, hingga saluran air. Kondisi itu menambah kepadatan visual koridor sekaligus berpotensi mengganggu pemeliharaan ruang publik.

Wali Kota: Penataan Menyangkut Wajah Kota dan Keamanan Warga

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menegaskan penataan ini bukan sekadar soal estetika. Menurutnya, kabel yang semrawut berdampak langsung pada keamanan dan kenyamanan masyarakat yang beraktivitas di ruang publik.

"Kita ingin Pontianak ini semakin tertata. Kabel-kabel jaringan yang selama ini terlihat semrawut akan kita rapikan. Ini menyangkut wajah kota, tetapi juga keamanan dan kenyamanan masyarakat," ujar Edi saat membuka Rapat Penataan, Keteraturan, dan Penertiban Instalasi Jaringan Fiber Optic (FO) dan Kabel Utilitas di Pontive Center, Kamis.

Penataan Tidak Dilakukan Parsial, Libatkan Operator Jaringan

Edi menegaskan penataan tidak bisa dilakukan secara parsial. Dalam satu koridor, kata dia, bisa terdapat berbagai jaringan utilitas, mulai dari fiber optik, listrik, hingga perangkat sambungan. Karena itu, penataan dilaksanakan secara terkoordinasi dengan melibatkan operator dan pemangku kepentingan terkait.

"Jangan sampai setelah dirapikan, muncul lagi kabel baru yang tidak tertata. Karena itu harus kita data, kita koordinasikan, kemudian penataannya dilakukan bersama," katanya.

Pemkot Pontianak juga menyiapkan konsep penataan utilitas bawah tanah melalui masterplan ducting kota. Konsep itu mengintegrasikan saluran untuk jaringan fiber optik, listrik, dan air bersih sehingga pekerjaan utilitas dapat dilakukan lebih terencana.

Masterplan Ducting Kurangi Galian Berulang di Jalan Kota

Penataan utilitas bawah tanah diharapkan mengurangi tumpang tindih pekerjaan galian serta memudahkan pemeliharaan jaringan. Dengan begitu, ruang publik dapat dijaga tetap rapi sekaligus mendukung kebutuhan infrastruktur kota yang terus berkembang.

"Kita kerjakan bertahap. Yang penting arah penataannya jelas, koordinasinya jalan, dan ke depan utilitas kota kita semakin tertib," ujar Edi.

Penataan jaringan kabel tersebut menjadi salah satu langkah Pemkot Pontianak dalam memperbaiki kualitas ruang publik dan membangun kota yang lebih tertata, aman, serta nyaman untuk aktivitas masyarakat.

Reporter: Luqman Arif
Sumber: kalbar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top