LANDAK — Kepengurusan Paguyuban Jawa Kabupaten Landak menegaskan posisi organisasi kemasyarakatan sebagai mitra pemerintah daerah dalam pembangunan. Peringatan hari jadi ke-27 mengusung tema "Bersinergi Membangun Kabupaten Landak". Tema itu dipilih untuk memperkuat persatuan, menjaga kerukunan, serta meningkatkan kolaborasi lintas elemen.
Kolaborasi yang dimaksud melibatkan pemerintah, organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, dunia usaha, hingga seluruh lapisan warga. PJKL menempatkan keberagaman suku, agama, budaya, dan golongan sebagai modal sosial. Bukan penghalang, melainkan kekuatan untuk mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Ketua Paguyuban Jawa Kabupaten Landak, KRT. Heru Prasetia Yudonagoro, mengajak warga menjadikan Kabupaten Landak sebagai rumah bersama yang menjunjung tinggi persaudaraan. Ia menekankan pentingnya merawat kebersamaan di tengah perbedaan.
"Momentum HUT ke-27 Kabupaten Landak ini hendaknya menjadi pengingat bagi kita semua bahwa Kabupaten Landak adalah rumah besar kita bersama. Mari kita rawat kebersamaan, jaga kerukunan, saling menghargai perbedaan, dan bergotong royong untuk membangun daerah yang kita cintai ini," ujarnya.
Menurut Heru, kemajuan Kabupaten Landak bukan tanggung jawab pemerintah semata. Seluruh elemen masyarakat memikul peran yang sama. Semangat guyub rukun dan gotong royong dinilainya harus tetap menjadi landasan kehidupan bermasyarakat.
Sekretaris Paguyuban Jawa Kabupaten Landak, Irawan Prastomo, menyampaikan komitmen organisasi untuk berkontribusi bagi kemajuan daerah. Ia menyebut PJKL siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mendukung program pembangunan demi kesejahteraan warga.
"Kami segenap keluarga besar Paguyuban Jawa Kabupaten Landak mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-27 Kabupaten Landak, 12 Oktober 2026. Dengan semangat 'Bersinergi Membangun Kabupaten Landak', kami menyatakan kesiapan untuk terus berkontribusi, berkolaborasi, dan bersinergi dengan pemerintah daerah serta seluruh elemen masyarakat dalam mendukung program pembangunan demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Landak," katanya.
Peran aktif PJKL menyentuh sejumlah bidang. Mulai dari kegiatan sosial kemasyarakatan, pemberdayaan ekonomi, pelestarian budaya, hingga penguatan persatuan dan kerukunan antarwarga.
Irawan menilai kemajuan daerah tidak cukup dilihat dari infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi. Kuatnya persaudaraan, meningkatnya kesejahteraan masyarakat, serta terpeliharanya keharmonisan di tengah keberagaman menjadi indikator yang sama pentingnya.
"Melalui momentum HUT ke-27 Kabupaten Landak ini, Paguyuban Jawa Kabupaten Landak berharap semangat kebersamaan dan sinergi semakin tumbuh di seluruh lapisan masyarakat. Perbedaan hendaknya menjadi kekuatan untuk saling melengkapi, sedangkan persatuan menjadi fondasi dalam melangkah menuju masa depan yang lebih baik," tutupnya.
PJKL berharap semangat hari jadi ke-27 mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan. Nilai kebersamaan, toleransi, dan gotong royong dinilai sebagai fondasi menuju Kabupaten Landak yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.