Dengar Bareng Piala Dunia di RRI Sanggau, Penyandang Tuna Netra Bisa Ikut Nikmati Laga Inggris Vs Argentina

Penulis: Nurul Huda  •  Jumat, 17 Juli 2026 | 10:53:31 WIB
Penyandang tuna netra di Sanggau mengikuti program Dengar Bareng (Debar) RRI untuk menikmati laga semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina melalui reportase audio.

SANGGAU — Pengalaman menyaksikan pertandingan sepak bola kelas dunia kini tak lagi terbatas pada mereka yang bisa melihat. Di Kabupaten Sanggau, penyandang disabilitas tuna netra mendapat kesempatan menikmati laga semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina melalui telinga mereka.

Mereka mengikuti program Dengar Bareng (Debar) yang digelar RRI Sanggau pada Kamis dinihari. Melalui reportase audio yang detail, suara gemuruh stadion, gebrakan kaki pemain, hingga teriakan "gol" bisa dibayangkan secara utuh.

Pengalaman Pertama yang Berbeda

"Ini pengalaman pertama saya mengikuti siaran langsung piala dunia. Seru, ikut deg-degan apalagi pas mau gol," ujar Adriansyah, salah seorang penyandang tuna netra di Sanggau.

Sebelum adanya dengar bareng ini, Adriansyah mengaku hanya bisa mengetahui hasil pertandingan dari cerita tetangga. Namun, cerita itu tidak bisa memberikan sensasi yang sama seperti berada di lapangan.

"Mereka cuma bilang ini menang, itu menang. Nah, yang saya hari ini rasakan tuh kayak benar-benar saya ada di lapangannya, bisa saya bayangkan pemainnya bawa bola ke gawang," katanya.

Akses Setara untuk Semua Warga

Kepala RRI Entikong dan SP Sanggau, Riswandi, mengatakan program ini memang dikhususkan bagi warga yang tidak bisa mengikuti tayangan visual pertandingan. Pihaknya ingin memastikan kebahagiaan Piala Dunia dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

"Semangatnya adalah, kami ingin kebahagiaan menyaksikan piala dunia ini bukan hanya milik beberapa orang saja, tapi untuk kita semua, termasuk teman-teman tuna netra," jelas Riswandi.

Adriansyah menambahkan, dengar bareng RRI memberikan nuansa berbeda dibandingkan hanya mendengar cerita orang lain. Ia bisa merasakan ketegangan setiap serangan, sorak sorai penonton, dan momen-momen krusial dalam pertandingan secara lebih hidup. Program ini menjadi bukti bahwa euforia olahraga global bisa diakses secara setara oleh semua warga, tanpa terkecuali.

Reporter: Nurul Huda
Sumber: suarakalbar.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top