KALIMANTAN BARAT — Laga puncak turnamen empat tahunan ini menyajikan dominasi Spanyol yang luar biasa sepanjang babak pertama dan kedua. Namun, penyelesaian akhir yang buruk dan kegemilangan kiper Argentina, Emiliano Martinez, membuat La Furia Roja gagal memecah kebuntuan.
Wasit Slavko Vincic meniup peluit panjang menandai berakhirnya waktu normal. Final Piala Dunia 2026 pun harus ditentukan lewat babak tambahan waktu 2x15 menit untuk mencari juara dunia yang baru.
Spanyol tampil superior di bawah arahan Luis de la Fuente. Statistik mencatat La Furia Roja menguasai bola hingga 64 persen, berbanding 36 persen milik Argentina. Dominasi itu berbuah 15 tembakan, dengan sembilan di antaranya mengarah tepat ke gawang.
Namun, semua peluang emas Spanyol kandas di tangan Emiliano Martinez. Kiper Aston Villa itu melakukan sejumlah penyelamatan penting, menjaga gawang Albiceleste tetap perawan sepanjang laga.
Di sisi lain, Argentina lebih memilih bermain pragmatis dengan mengandalkan serangan balik cepat. Sayangnya, lini belakang Spanyol yang disiplin mampu meredam setiap percobaan Lionel Messi dkk.
Hingga peluit panjang berbunyi, papan skor masih menunjukkan angka 0-0. Final Piala Dunia 2026 harus berlanjut ke babak extra time untuk memastikan siapa yang layak menyandang status juara dunia.