Menteri PU Dody Hanggodo Tinjau Lokasi Gempa NTT Setelah Upacara HUT RI di Ende

Penulis: Redaksi  •  Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:20:31 WIB
Menteri PU Dody Hanggodo meninjau lokasi terdampak gempa di Kabupaten Nagekeo, NTT, Senin (17/8/2026).

JAKARTA — Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo langsung menuju Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk meninjau dampak gempa bumi dan mempercepat pemulihan infrastruktur. Kunjungan ini juga bertujuan memastikan kebutuhan dasar warga terdampak segera terpenuhi.

Langkah tersebut diambil segera setelah ia memimpin Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Stadion Marilonga, Kabupaten Ende, Senin (17/8/2026).

Begitu tiba di Nagekeo, Dody langsung menggelar koordinasi dengan pemerintah daerah setempat. Koordinasi itu untuk melihat langsung kondisi pascabencana dan menginventarisasi kebutuhan mendesak di lapangan.

Dalam kesempatan itu, ia menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk merespons cepat setiap bencana. Penanganan diprioritaskan pada infrastruktur vital yang berdampak langsung pada mobilitas masyarakat dan layanan publik dasar.

"Arahan dari Bapak Presiden sudah sangat jelas, ketika terjadi bencana, tidak boleh dibiarkan terlalu lama. Secepat-cepatnya harus kita tangani dan kita pulihkan," kata Menteri PU Dody dalam rapat koordinasi di Nagekeo.

Dody meminta pemda segera menyerahkan data awal titik-titik infrastruktur yang rusak. Data itu menjadi dasar bagi Kementerian PU untuk menerjunkan tim ke lapangan bersama pemerintah daerah.

"Untuk tahap pertama, tidak perlu terlalu detail dulu. Saya tahu data bencana pasti terus bertambah. Hari ini mungkin sekian, besok bisa bertambah lagi. Data awal saja diberikan kepada kami, kemudian tim bisa segera berkoordinasi dengan kepala daerah untuk mengecek satu per satu dan mulai bekerja," ujar Dody Hanggodo.

Menurut Dody, pemulihan harus mengutamakan fasilitas paling krusial bagi warga. Karena itu, ia meminta pemda menyampaikan area-area yang memerlukan penanganan darurat agar selaras dengan pemerintah pusat.

"Mana yang prioritas dan mana yang membutuhkan penanganan segera, itu yang kita mulai kerjakan. Kalau dari pemerintah kabupaten ada yang mau diajukan, silakan disampaikan. Pemerintah pusat memang berkewajiban membantu, dan kepala daerah juga menjadi perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah," kata Menteri PU Dody.

Fokus Air Bersih dan Akses Jalan

Untuk mempercepat pemulihan pascagempa di NTT, Kementerian PU telah menyalurkan langkah tanggap darurat. Melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya, dukungan distribusi air bersih telah dimobilisasi untuk memenuhi suplai harian masyarakat terdampak.

Sementara untuk menjaga kelancaran transportasi antarwilayah, Kementerian PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT terus memantau dan membersihkan titik longsor di ruas jalan nasional. Penanganan telah dilakukan di sejumlah jalur strategis, antara lain ruas Wolowaru-Maumere, Malwatar-Batas Kota Ruteng, serta Aegela-Batas Kota Ende.

Kementerian PU berkomitmen terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah demi memastikan pemulihan berjalan cepat dengan prioritas pada kebutuhan paling mendesak. Selain mengamankan akses jalan dan pasokan air bersih, pendataan menyeluruh kerusakan permukiman dan infrastruktur dasar lainnya juga terus dilanjutkan.

Reporter: Redaksi
Back to top