PBSI Kalbar Ajak Warga Pontianak Meriahkan Dua Turnamen Bulutangkis Internasional di GOR Terpadu A Yani

Penulis: Nurul Huda  •  Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:42:32 WIB
GOR Terpadu A Yani Pontianak akan menjadi lokasi penyelenggaraan dua turnamen bulutangkis internasional pada Agustus dan September 2026.

PONTIANAKKalimantan Barat akan menjadi tuan rumah dua ajang bulutangkis bertaraf internasional dalam waktu berdekatan pada Agustus dan September 2026. Polytron Pontianak Internasional Chalange dijadwalkan berlangsung 25-30 Agustus, sementara Polytron Pontianak Indonesia Master menyusul pada 1-6 September di GOR Terpadu A Yani Pontianak.

Ketua Pengprov PBSI Kalimantan Barat Joko Sularso menyebut kedua turnamen ini menjadi momentum pembuktian bahwa Kalimantan Barat layak menggelar even olahraga internasional, khususnya cabang bulutangkis yang populer di kalangan masyarakat.

"Setelah berbagai persiapan dilaksanakan, PBSI Pusat bersama PBSI Kalbar memastikan kesiapan pelaksanaan tournament akbar ini," jelasnya, Kamis (20/8/2026).

Atlet dari Tiga Benua Dipastikan Tampil

Joko memastikan atlet bulutangkis nasional dan internasional akan mengikuti kedua turnamen tersebut. Peserta tidak hanya datang dari daratan Asia, tetapi juga dari Eropa hingga Amerika.

Kehadiran pemain-pemain top dunia di Pontianak dinilai menjadi kesempatan langka bagi atlet Kalimantan Barat untuk mengukur kemampuan. Joko menghimbau atlet lokal menyaksikan langsung kualitas pebulutangkis dunia.

Bersama pelatih masing-masing, atlet Kalbar juga bisa mempelajari teknik serta mental bertanding secara langsung dari para pemain internasional yang tampil di GOR Terpadu A Yani.

Kesiapan Venue dan Dukungan Warga

PBSI Pusat bersama Pengprov PBSI Kalbar telah memastikan kesiapan pelaksanaan kedua turnamen, termasuk kondisi GOR Terpadu A Yani sebagai lokasi pertandingan. Dukungan warga Pontianak disebut menjadi faktor penting untuk menyukseskan even bertaraf internasional ini.

Ajakan serupa ditujukan kepada seluruh pecinta bulutangkis di Kalimantan Barat agar hadir memadati GOR Terpadu A Yani selama turnamen berlangsung. Antusiasme penonton lokal diharapkan mampu memberikan atmosfer pertandingan yang kompetitif bagi para atlet.

Dua turnamen beruntun ini menjadi catatan tersendiri bagi Kalimantan Barat yang selama ini jarang menjadi tuan rumah ajang olahraga internasional. Kesuksesan penyelenggaraan di Pontianak berpotensi membuka peluang even serupa digelar kembali di provinsi ini pada masa mendatang.

Reporter: Nurul Huda
Sumber: kalbar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top