BMKG Kalbar Peringatkan Hujan Lebat Tiga Hari di 6 Kabupaten, Waspada Angin Kencang Ketapang

Penulis: Oman Sudirman  •  Rabu, 23 September 2026 | 12:46:31 WIB
BMKG Kalbar menetapkan status waspada hujan sedang hingga lebat di sejumlah kabupaten pada 23–25 September 2026.

PONTIANAKBMKG Kalbar menetapkan status waspada hujan sedang hingga lebat di dua kabupaten pada Rabu, 23 September 2026, yakni Kapuas Hulu dan Landak. Potensi angin kencang turut dicatat di Kabupaten Ketapang pada hari yang sama. Tidak ada wilayah yang masuk kategori siaga maupun awas dalam pembaruan pukul 08.57 WIB tersebut.

Kapuas Hulu dan Sintang Masuk Radar Kamis

Memasuki Kamis, 24 September 2026, cakupan wilayah waspada bergeser. Kapuas Hulu masih bertahan dalam daftar, kali ini berdampingan dengan Kabupaten Sintang.

Untuk potensi angin kencang, BMKG mencatat status nihil pada Kamis. Artinya, tidak ada kabupaten yang diprakirakan mengalami hembusan kencang pada hari tersebut.

Jumat Jadi Puncak: Lima Kabupaten Waspada Hujan Lebat

Peringatan dini memuncak pada Jumat, 25 September 2026. Jumlah wilayah yang berstatus waspada hujan sedang hingga lebat bertambah menjadi lima kabupaten.

Penambahan ini menandai hari dengan cakupan waspada terluas sepanjang periode tiga hari yang dirilis BMKG Kalbar.

Apa Arti Status Waspada bagi Warga

Status waspada berada satu tingkat di bawah siaga dan awas. Warga di kabupaten yang masuk daftar diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap genangan, pohon tumbang, dan gangguan perjalanan.

BMKG Kalbar tidak menetapkan status siaga maupun awas pada periode ini. Pembaruan informasi dilakukan pada Rabu, 23 September 2026 pukul 08.57 WIB.

Wilayah yang Perlu Dipantau

  • Rabu, 23 September 2026: Kapuas Hulu dan Landak (hujan sedang–lebat); Ketapang (angin kencang)
  • Kamis, 24 September 2026: Kapuas Hulu dan Sintang (hujan sedang–lebat); angin kencang nihil
  • Jumat, 25 September 2026: lima kabupaten waspada hujan sedang–lebat

Warga di daerah terdampak disarankan memantau pembaruan resmi BMKG Kalbar dan menunda aktivitas luar ruang saat cuaca memburuk.

Reporter: Oman Sudirman
Sumber: pontianakinfo.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top