Pencarian

Harga Tiket Masuk Tugu Khatulistiwa Pontianak dan Informasi Wisatanya

Senin, 27 Juli 2026 • 15:48:31 WIB
Harga Tiket Masuk Tugu Khatulistiwa Pontianak dan Informasi Wisatanya
Harga tiket masuk Tugu Khatulistiwa Pontianak. (Foto: NET)

KALIMANTAN BARAT - Harga tiket masuk Tugu Khatulistiwa Pontianak menjadi salah satu informasi yang paling sering dicari wisatawan sebelum berkunjung ke ikon Kota Pontianak.

Mengetahui harga tiket masuk Tugu Khatulistiwa Pontianak beserta jam operasional, sejarah, hingga aktivitas yang dapat dilakukan akan membantu merencanakan perjalanan dengan lebih nyaman dan efisien.

Tugu Khatulistiwa merupakan salah satu landmark paling terkenal di Kalimantan Barat sekaligus menjadi simbol Kota Pontianak.

Monumen bersejarah ini berdiri tepat di garis lintang nol derajat atau garis khatulistiwa yang membelah bumi menjadi belahan utara dan selatan.

Keberadaan tugu ini bukan hanya menarik dari sisi geografis, tetapi juga memiliki nilai sejarah, edukasi, hingga menjadi destinasi wisata favorit masyarakat maupun wisatawan dari berbagai daerah.

Selain menjadi lokasi berfoto yang ikonik, kawasan Tugu Khatulistiwa juga sering menjadi tempat penyelenggaraan berbagai kegiatan budaya dan ilmiah, terutama ketika terjadi fenomena kulminasi matahari yang hanya terjadi dua kali setiap tahun.

Sejarah Singkat Tugu Khatulistiwa Pontianak

Tugu Khatulistiwa berada di Jalan Khatulistiwa, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Lokasinya sekitar 23–28 kilometer dari Bandara Internasional Supadio dengan waktu tempuh kurang lebih 45 hingga 60 menit menggunakan kendaraan bermotor.

Monumen ini pertama kali dibangun pada tahun 1928 pada masa pemerintahan Hindia Belanda. Awalnya, bentuknya masih sangat sederhana berupa tonggak kayu dengan tanda panah sebagai penanda garis lintang nol derajat.

Dua tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1930, tugu tersebut disempurnakan menjadi bangunan permanen yang lebih kokoh.

Seiring meningkatnya jumlah pengunjung, pemerintah kemudian membangun kubah pelindung pada tahun 1990 untuk menjaga keaslian monumen bersejarah tersebut.

Saat ini, pengunjung dapat melihat dua bangunan sekaligus, yaitu tugu asli yang berada di dalam kubah serta replika berukuran lebih besar yang berada di bagian luar.

Keberadaan dua monumen tersebut menjadi daya tarik tersendiri sekaligus menjaga warisan sejarah agar tetap lestari.

Harga Tiket Masuk Tugu Khatulistiwa Pontianak

Banyak wisatawan mengira destinasi wisata populer ini memerlukan biaya masuk tertentu. Padahal, harga tiket masuk Tugu Khatulistiwa Pontianak sangat ramah bagi seluruh kalangan karena tidak dikenakan biaya sama sekali.

Artinya, setiap pengunjung dapat menikmati kawasan wisata ini secara gratis.

Fasilitas tersebut menjadi salah satu bentuk upaya pemerintah daerah dalam memperkenalkan destinasi wisata sejarah sekaligus meningkatkan kunjungan wisata ke Kalimantan Barat.

Meski tidak dipungut biaya masuk, pengunjung tetap disarankan menjaga kebersihan area wisata dan mematuhi aturan yang berlaku selama berada di kawasan Tugu Khatulistiwa.

Jam Operasional

Salah satu keunggulan destinasi ini adalah jam operasionalnya yang sangat fleksibel.

Tugu Khatulistiwa dibuka selama 24 jam setiap hari sehingga wisatawan dapat berkunjung kapan saja.

Namun, waktu terbaik untuk menikmati suasana sekitar biasanya pada pagi hari maupun sore menjelang matahari terbenam karena cuaca lebih teduh dan pencahayaan sangat ideal untuk berfoto.

Sementara itu, apabila ingin menikmati suasana yang lebih tenang, kunjungan pada hari kerja menjadi pilihan yang cukup tepat karena jumlah pengunjung umumnya tidak sebanyak akhir pekan maupun musim liburan.

Daya Tarik Tugu Khatulistiwa Pontianak

Tugu Khatulistiwa bukan sekadar monumen biasa. Kawasan ini menawarkan berbagai daya tarik yang memadukan sejarah, ilmu pengetahuan, hingga keindahan fotografi.

1. Berdiri Tepat di Garis Khatulistiwa

Daya tarik utama tentu saja lokasi geografisnya yang berada tepat di garis lintang nol derajat.

Garis khatulistiwa merupakan garis imajiner yang membagi bumi menjadi dua bagian, yaitu belahan utara dan belahan selatan.

Tidak banyak negara di dunia yang memiliki monumen resmi sebagai penanda garis khatulistiwa. Oleh karena itu, Tugu Khatulistiwa Pontianak menjadi salah satu objek wisata yang memiliki nilai ilmiah sekaligus sejarah tinggi.

2. Monumen Bersejarah

Bangunan asli yang masih dipertahankan hingga sekarang menjadi bukti perkembangan ilmu geografi pada masa kolonial Belanda.

Pengunjung dapat melihat secara langsung bentuk asli monumen yang telah berusia hampir satu abad.

Informasi sejarah juga tersedia melalui berbagai papan informasi yang membantu memahami proses pembangunan hingga perkembangan kawasan wisata tersebut.

3. Museum Mini

Di dalam bangunan utama terdapat ruang pamer sederhana yang menampilkan berbagai dokumentasi sejarah.

Beberapa foto memperlihatkan kunjungan tokoh nasional maupun tamu dari berbagai negara yang pernah datang ke Tugu Khatulistiwa.

Selain itu, terdapat penjelasan mengenai garis khatulistiwa serta proses pengukuran yang dilakukan pada masa lalu.

Aktivitas Menarik di Tugu Khatulistiwa Pontianak

Selain menikmati bangunan bersejarah, terdapat berbagai aktivitas menarik yang dapat dilakukan selama berada di kawasan wisata ini.

Berfoto di Depan Monumen

Hampir seluruh wisatawan menjadikan replika tugu sebagai latar belakang utama untuk mengabadikan momen.

Selain replika besar, banyak pula yang berfoto di depan bola dunia yang menjadi ikon kawasan tersebut.

Sudut-sudut lain seperti taman, jalan masuk, hingga area pelataran juga menjadi lokasi favorit untuk menghasilkan foto yang menarik.

Belajar Mengenai Garis Khatulistiwa

Destinasi ini sangat cocok dijadikan wisata edukasi bagi pelajar maupun keluarga.

Melalui berbagai informasi yang tersedia, pengunjung dapat mempelajari tentang:

  • Garis lintang bumi.
  • Posisi geografis Indonesia.
  • Fenomena astronomi.
  • Sejarah pembangunan monumen.
  • Perkembangan penelitian geografi di Indonesia.

Wisata edukasi seperti ini memberikan pengalaman berbeda dibandingkan sekadar mengunjungi objek wisata biasa.

Menikmati Suasana Kota Pontianak

Lingkungan sekitar Tugu Khatulistiwa masih dipenuhi pepohonan sehingga memberikan suasana yang cukup sejuk.

Area taman juga sering dimanfaatkan sebagai tempat bersantai bersama keluarga maupun rombongan wisata.

Fenomena Kulminasi Matahari

Salah satu alasan utama banyak wisatawan datang ke Pontianak adalah untuk menyaksikan fenomena kulminasi matahari.

Fenomena ini terjadi ketika posisi matahari berada tepat di atas garis khatulistiwa sehingga bayangan benda tegak akan menghilang selama beberapa saat.

Peristiwa tersebut biasanya berlangsung dua kali setiap tahun, yakni sekitar bulan Maret dan September.

Pada saat itu, pemerintah daerah sering mengadakan Festival Kulminasi Matahari yang diisi berbagai kegiatan budaya, pertunjukan seni, pameran UMKM, hingga demonstrasi ilmiah mengenai fenomena astronomi tersebut.

Festival ini menjadi daya tarik wisata yang mampu menarik ribuan pengunjung setiap tahunnya.

Fasilitas yang Tersedia

Walaupun tidak memungut biaya masuk, kawasan wisata ini telah dilengkapi berbagai fasilitas pendukung.

Beberapa fasilitas yang tersedia antara lain:

  • Area parkir kendaraan.
  • Toilet umum.
  • Mushola.
  • Taman.
  • Tempat duduk.
  • Pusat informasi.
  • Area foto.
  • Warung makan dan minuman.
  • Penjual suvenir khas Pontianak.

Keberadaan fasilitas tersebut membuat wisatawan merasa lebih nyaman selama berkunjung.

Cara Menuju Tugu Khatulistiwa

Lokasi Tugu Khatulistiwa cukup mudah dijangkau menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi daring.

Apabila berangkat dari pusat Kota Pontianak, perjalanan hanya membutuhkan waktu sekitar 20 hingga 30 menit tergantung kondisi lalu lintas.

Sementara itu, perjalanan dari Bandara Internasional Supadio memerlukan waktu sekitar satu jam.

Rute menuju lokasi juga telah dilengkapi papan petunjuk sehingga cukup mudah ditemukan.

Tips Berkunjung ke Tugu Khatulistiwa

Agar pengalaman wisata semakin menyenangkan, terdapat beberapa hal yang sebaiknya dipersiapkan sebelum berkunjung.

Datang pada Pagi atau Sore Hari

Cuaca Pontianak cenderung cukup panas terutama saat siang hari.

Oleh karena itu, waktu terbaik berkunjung adalah sekitar pukul 08.00 hingga 10.00 atau pukul 16.00 hingga menjelang matahari terbenam.

Gunakan Pakaian yang Nyaman

Karena sebagian besar aktivitas dilakukan di area terbuka, pakaian berbahan ringan akan membuat perjalanan terasa lebih nyaman.

Topi atau payung juga dapat membantu mengurangi paparan sinar matahari.

Membawa Kamera

Monumen ini memiliki banyak sudut menarik untuk diabadikan.

Selain kamera digital, telepon pintar dengan kualitas kamera yang baik sudah cukup menghasilkan foto yang menarik.

Menjaga Kebersihan

Meskipun tidak dikenakan biaya masuk, kawasan wisata ini tetap memerlukan dukungan seluruh pengunjung untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Wisata Menarik di Sekitar Tugu Khatulistiwa

Setelah selesai berkunjung, perjalanan dapat dilanjutkan ke berbagai destinasi lain di Kota Pontianak.

Beberapa tempat wisata yang cukup populer antara lain:

  • Keraton Kadariah Kesultanan Pontianak.
  • Masjid Jami Sultan Syarif Abdurrahman.
  • Taman Alun Kapuas.
  • Waterfront Sungai Kapuas.
  • Museum Kalimantan Barat.
  • Rumah Radakng.
  • Aloe Vera Center.

Seluruh destinasi tersebut dapat dikunjungi dalam satu hari apabila perjalanan telah direncanakan dengan baik.

Selain wisata sejarah, Pontianak juga terkenal sebagai kota kuliner. Pengunjung dapat menikmati berbagai makanan khas seperti bubur pedas, choi pan, pengkang, sotong pangkong, hingga kue bingke yang menjadi oleh-oleh favorit wisatawan.

Kesimpulan

Tugu Khatulistiwa merupakan salah satu destinasi wisata paling ikonik di Kalimantan Barat yang menawarkan perpaduan sejarah, edukasi, dan keunikan geografis dalam satu kawasan.

Selain memiliki nilai ilmiah karena berada tepat di garis lintang nol derajat, monumen ini juga menjadi lokasi terbaik untuk menyaksikan fenomena kulminasi matahari yang terkenal hingga mancanegara.

Dengan harga tiket masuk Tugu Khatulistiwa Pontianak yang gratis, fasilitas yang memadai, serta akses yang mudah dijangkau, destinasi ini menjadi pilihan wisata yang layak masuk dalam daftar perjalanan saat berkunjung ke Kota Pontianak.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks