PONTIANAK — Ratusan pegawai PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Barat memulai hari dengan jalan sehat dan olahraga bersama, Jumat (12/6/2026). Kegiatan itu menjadi pembuka peluncuran program ENERGIZE Kalbar, sebuah inisiatif wellness yang dirancang untuk mengubah kebiasaan hidup pegawai secara berkelanjutan, bukan sekadar seremonial.
Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN UID Kalbar, Rahayu Arimbi, menjelaskan bahwa program ini memiliki sistem terukur. Setiap pegawai akan menjalani aktivitas olahraga yang tercatat dalam aplikasi PLN Wellness.
"Melalui aplikasi PLN Wellness, aktivitas olahraga yang terukur, edukasi kesehatan, dan pendampingan gaya hidup sehat, kami ingin menciptakan lingkungan kerja yang mendukung peningkatan kesehatan fisik maupun mental secara berkelanjutan," ujar Rahayu dalam keterangan yang diterima media.
Data dari Medical Check Up (MCU) pegawai menjadi dasar penyusunan program. Pendekatan ini disebut Segmented Wellness Program, yang berarti intervensi kesehatan disesuaikan dengan kondisi masing-masing individu.
General Manager PLN UID Kalbar, Maria G.I. Gunawan, menegaskan bahwa investasi perusahaan tidak lagi hanya terbatas pada teknologi dan infrastruktur. Kualitas sumber daya manusia menjadi penentu utama di tengah persaingan industri yang semakin ketat.
“Di tengah perubahan yang semakin dinamis, kualitas sumber daya manusia menjadi kunci keberhasilan perusahaan. Karena itu, PLN tidak hanya berinvestasi pada teknologi dan infrastruktur, tetapi juga pada kesehatan dan kualitas hidup pegawai,” kata Maria.
Ia menambahkan, perubahan besar selalu dimulai dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten. Ketika tubuh sehat dan pikiran lebih jernih, produktivitas meningkat dan pegawai dapat memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan maupun keluarga.
Rangkaian peluncuran program juga menghadirkan sesi Health Talk bersama dr. Meliani Fransiska Andita dari RS Mitra Medika Pontianak. Ia menyoroti pentingnya aktivitas fisik rutin, pola makan seimbang, istirahat yang cukup, dan kemampuan mengelola stres.
“Jangan menunggu sakit untuk mulai peduli pada kesehatan. Kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten dapat menjadi investasi besar bagi kesehatan dan masa depan,” ungkap dr. Meliani.
Pihak PLN menargetkan program ini mampu menekan angka absensi akibat sakit dan meningkatkan produktivitas kerja secara keseluruhan. Peluncuran diikuti jajaran manajemen serta pegawai dari berbagai unit kerja di Kalimantan Barat, baik secara langsung di kantor pusat Pontianak maupun melalui sambungan daring.