PONTIANAK — Sekda Kalbar Harisson menekankan bahwa pembangunan dan modernisasi membawa tantangan serius, mulai dari persoalan sampah, polusi, hingga menurunnya kualitas lingkungan. Karena itu, keterlibatan aktif masyarakat menjadi kunci utama.
"Pemerintah mencanangkan Gerakan Indonesia ASRI sebagai upaya strategis untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, tertata, aman, dan nyaman di seluruh wilayah Indonesia," ujar Harisson dalam sambutannya.
Ia menjelaskan, konsep Aman, Sehat, Resik, dan Indah merupakan satu kesatuan yang saling mendukung. Lingkungan bersih akan menciptakan masyarakat sehat, sementara lingkungan tertata meningkatkan rasa aman dan kenyamanan.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kalbar, Suherman, mengungkapkan bahwa gerakan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI yang diperkuat melalui Surat Edaran Menteri Dalam Negeri. Di Kalbar, implementasinya diwujudkan dalam serangkaian kegiatan konkret.
Harisson berharap gerakan ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Ia mendorong agar kerja bakti rutin terus dilaksanakan di seluruh wilayah Kalbar.
"Kami mengharapkan, dengan dukungan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh masyarakat, kegiatan kerja bakti dapat terus dilaksanakan secara rutin sehingga Kota Pontianak maupun seluruh wilayah Kalbar benar-benar menjadi daerah yang aman, sehat, resik, dan indah," katanya.
Pada kesempatan yang sama, Pemprov Kalbar turut mengikuti pencanangan Gerakan Indonesia ASRI secara nasional yang dipusatkan di Kota Malang dan dilaksanakan secara virtual oleh Kementerian Dalam Negeri. Harisson mengapresiasi partisipasi TNI, Polri, perangkat daerah, BUMD, dunia usaha, hingga Yayasan Masjid Raya Mujahidin Pontianak yang memfasilitasi penyelenggaraan kegiatan tersebut.