BANYUWANGI — KA Pandanwangi menjadi pilihan transportasi murah bagi warga yang melintasi jalur Ketapang-Jember. Dengan tarif Rp 8.000 per penumpang, tarif tunggal ini berlaku untuk semua usia, termasuk bayi yang menempati kursi sendiri. Layanan ini dioperasikan PT KAI secara reguler setiap hari untuk rute jarak dekat tersebut.
Kereta lokal kelas ekonomi ini kerap dipadati penumpang, baik yang pulang kampung, berlibur, maupun melakukan perjalanan bisnis singkat. Rute yang dilayani mencakup Stasiun Ketapang (Banyuwangi) menuju Stasiun Jember.
Terdapat dua jadwal keberangkatan yang bisa dipilih penumpang pada 8 Agustus 2026. Keberangkatan pagi dijadwalkan pada pukul 10.00 WIB dan tiba di Stasiun Jember pukul 12.30 WIB. Sementara itu, keberangkatan sore dimulai pukul 18.45 WIB dengan tiba di tujuan pukul 21.15 WIB.
Sepanjang perjalanan, kereta berhenti di sejumlah stasiun persinggahan, yakni Banyuwangi Kota, Rogojampi, Temuguruh, Kalisetail, Kalibaru, Kalisat, hingga Jember. Jadwal ini dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan operasional KAI, sehingga penumpang disarankan memantau jadwal aktual secara berkala.
PT KAI memberlakukan pemesanan tiket kereta lokal secara mandiri dan terdigitalisasi. Pembelian tiket untuk keberangkatan 8 Agustus 2026 telah dibuka sejak H-7, yakni mulai 1 Agustus 2026. Langkah ini diambil untuk mengurai antrean di loket fisik sekaligus memberikan kepastian tempat duduk bagi pelanggan.
Pembelian paling praktis dilakukan melalui aplikasi Access by KAI. Calon penumpang tinggal membuka aplikasi, memilih menu "KA Lokal", memasukkan stasiun asal Ketapang dan tujuan Jember, lalu mengatur kalender pada tanggal 8 Agustus. Pembayaran dapat diselesaikan menggunakan e-wallet atau transfer bank yang tersedia.
Meskipun tiket yang dimiliki sudah berbentuk elektronik (e-boarding pass), penumpang tetap diwajibkan membawa kartu identitas asli seperti KTP atau paspor saat melakukan perjalanan.