Status Karhutla Sanggau Turun ke Transisi Darurat, Kontribusi Perusahaan Dinilai Minim

Penulis: Luqman Arif  •  Senin, 21 September 2026 | 15:16:01 WIB
Rapat evaluasi status tanggap darurat Karhutla Kabupaten Sanggau dipimpin Wakil Bupati Susana Herpena di Kantor Bupati Sanggau.

SANGGAU — Status tanggap darurat bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Sanggau dialihkan menjadi status transisi darurat kepemulihan. Keputusan diambil dalam rapat evaluasi status tanggap darurat bencana Karhutla Kabupaten Sanggau tahun 2026 di ruang VIP Sabang Merah Kantor Bupati Sanggau, Senin (21/09/2026).

Rapat dipimpin Wakil Bupati Sanggau yang juga Komandan Satgas Karhutla, Susana Herpena. Menurutnya, penanganan Karhutla berlangsung sekitar 28 hari sebelum status diturunkan.

"Terima kasih kepada seluruh tim Satgas yang bekerja selama sekitar 28 hari. Puji Tuhan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Sanggau bisa kita atasi. Kabupaten Sanggau mampu menekan hot spot secara maksimal," kata Susana.

Perusahaan Diminta Penuhi Kewajiban Peralatan dan Embung

Dalam rapat juga terungkap minimnya kontribusi perusahaan yang berinvestasi di Kabupaten Sanggau dalam ikut menangani bencana Karhutla.

"Banyak laporan juga keterlibatan para perusahaan masih minim. Nanti kami akan sidak langsung, dan akan didata terkait kewajiban mereka melalui Surat Edaran Bupati," ungkap Susana.

Susana menegaskan setiap perusahaan wajib memiliki peralatan pemadaman dan embung. Mereka harus berkontribusi dalam penanganan Karhutla, dan distribusi air kepada masyarakat tempat berinvestasi.

"Karena kita masih kondisi kering," tegasnya.

500 Hektar Lahan Berpotensi Dibakar untuk Buka Lahan

Meski status tanggap darurat telah diganti transisi darurat kepemulihan, Susana mewanti-wanti bukan tidak mungkin statusnya akan kembali dinaikkan. Saat ini masih ada sekitar 500 hektar lahan yang berpotensi akan dibakar untuk membuka lahan.

"Ini perlu kontrol bersama dari jajaran Forkompimcam. Jangan sampai ini menjadi pemicu jumlah hot spot di Kabupaten Sanggau. Status tanggap darurat ke transisi, buka berarti kita sudah posisi baik. Apabila meningkat, bisa saja statusnya dinaikkan ke lebih tinggi," pungkasnya.

Kerja Satgas tetap berlanjut selama masa transisi dengan prioritas keselamatan dan kesehatan masyarakat.

Reporter: Luqman Arif
Sumber: kalimantantoday.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top