Kanwil DJKN Kalbar Imbau Warga Waspadai Penipuan Lelang Murah via WhatsApp, Cek Keaslian di Lelang.go.id

Penulis: Mustofa Kamal  •  Rabu, 07 Oktober 2026 | 10:16:02 WIB
Kantor Wilayah DJKN Kalimantan Barat mengimbau masyarakat mewaspadai penipuan lelang murah yang menyebar melalui pesan WhatsApp.

PONTIANAK — Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kalimantan Barat mengingatkan warga agar berhati-hati terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan lelang barang murah. Penawaran palsu itu biasanya masuk melalui pesan WhatsApp dan menjanjikan peserta pasti menang.

Kepala Kanwil DJKN Kalbar, Bernadette Yuliasari Mulyatno, mengatakan informasi lelang murah yang beredar lewat pesan singkat perlu dicermati, terutama jika penawaran tersebut menjanjikan kemenangan dalam proses lelang.

Lelang Resmi Tidak Ditawarkan Lewat Pesan Singkat

Bernadette menegaskan, lelang resmi pemerintah tidak dilakukan melalui penyebaran pesan berisi penawaran harga barang murah. Modus semacam itu, katanya, kerap muncul di tengah masyarakat dan menyasar warga yang tergiur harga rendah.

"Sekali lagi, masyarakat juga harus waspada kalau ada yang menawarkan pasti menang, itu tidak ada," ujar Bernadette saat konferensi pers pelaksanaan lelang serentak di Aula Kanwil DJP Kalimantan Barat, Selasa, 6 Oktober 2026.

Pernyataan itu disampaikan di sela kegiatan lelang serentak yang digelar Kanwil DJP Kalimantan Barat. Forum tersebut menjadi kesempatan DJKN Kalbar menyosialisasikan kembali prosedur lelang yang sah kepada publik.

Cara Cek Keaslian Informasi Lelang

Masyarakat dapat memastikan keabsahan informasi lelang dengan mengakses situs resmi pemerintah di lelang.go.id. Melalui platform tersebut, warga bisa memperoleh informasi mengenai pelaksanaan lelang secara resmi dan digital.

Selain lewat situs, masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat mendatangi kantor operasional DJKN di Kalimantan Barat. Dua kantor itu adalah Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pontianak dan KPKNL Singkawang.

"Kalau sudah melalui lelang.go.id, itu adalah lelang yang resmi dan bukan penipuan," tegasnya.

Waspadai Janji Harga Murah dan Pasti Menang

Bernadette berharap masyarakat tidak mudah percaya terhadap penawaran lelang yang menjanjikan harga murah maupun kepastian menang. Apalagi jika informasi tersebut tidak berasal dari saluran resmi pemerintah.

Melalui imbauan tersebut, DJKN Kalimantan Barat mengajak masyarakat untuk lebih teliti memeriksa sumber informasi sebelum mengikuti lelang. Warga juga diminta memanfaatkan kanal resmi pemerintah guna menghindari kerugian akibat penipuan.

Imbauan ini menyusul maraknya penawaran lelang palsu yang beredar di aplikasi pesan singkat. DJKN Kalbar menekankan bahwa seluruh tahapan lelang resmi memiliki prosedur yang jelas dan dapat diverifikasi melalui kanal pemerintah.

Reporter: Mustofa Kamal
Sumber: rri.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top