PONTIANAK — Proses penyusunan kepengurusan DPW AMPETRA Kalimantan Barat disebut memasuki tahap akhir. Anton mengungkapkan bahwa pihaknya sedang mempersiapkan seluruh nama calon pengurus sebelum memperoleh pengesahan dari pengurus pusat.
Menurut Anton, pengukuhan pengurus wilayah akan berlangsung di Pontianak dalam waktu dekat. Agenda tersebut menjadi penanda dimulainya sejumlah program organisasi di tingkat provinsi.
Fokus pada Pemberdayaan Penambang Tradisional
Kehadiran AMPETRA di Kalimantan Barat diarahkan pada pemberdayaan kelompok penambang tradisional beserta sektor ekonomi pendukung. Organisasi ini tidak hanya berfungsi sebagai wadah berkumpul anggota, tetapi juga disiapkan menjadi mitra pembangunan daerah.
"Kami berharap AMPETRA dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat dan negara," ujar Anton.
Wakil Ketua DPW AMPETRA Kalimantan Barat, Tony Chandra, menambahkan bahwa fokus utama organisasi diarahkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui aktivitas ekonomi produktif. Perhatian khusus diberikan kepada para pekerja dan anggota koperasi AMPETRA.
Koperasi Berbadan Hukum Jadi Penopang Usaha Anggota
Dukungan koperasi berbadan hukum dinilai menjadi kunci pembukaan peluang usaha bagi anggota. Tony menegaskan seluruh aktivitas ekonomi harus berjalan sesuai ketentuan hukum dan prinsip tata kelola organisasi yang profesional.
Dengan skema tersebut, AMPETRA optimistis dapat memperluas pemberdayaan anggota sekaligus memperkuat fondasi ekonomi rakyat di Kalimantan Barat.
Tiga Pilar Kepemimpinan Versi Ketua Umum
Ketua Umum AMPETRA Indonesia, Yusran, menekankan pentingnya membangun organisasi melalui sistem kepengurusan yang terstruktur dan arah perjuangan yang jelas. Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak diukur dari jumlah anggota semata.
"Organisasi kuat lahir dari struktur solid, disiplin anggota, dan komitmen terhadap tujuan bersama," tegas Yusran.
Ada tiga nilai dasar yang menjadi pegangan AMPETRA. Soliditas diposisikan sebagai kekuatan utama dalam membangun persatuan dan memperkuat struktur kelembagaan. Disiplin dijadikan budaya kerja untuk menjaga profesionalitas anggota. Komitmen menjadi fondasi agar arah perjuangan organisasi tetap selaras dengan tujuan bersama.
Mengapa Kalimantan Barat Jadi Titik Strategis
Kalimantan Barat memiliki potensi sumber daya alam yang besar dan melibatkan banyak pelaku usaha berbasis komunitas. Pembentukan kepengurusan wilayah dinilai menjadi langkah strategis untuk memperluas jangkauan program organisasi.
AMPETRA berharap dapat menjembatani kebutuhan masyarakat dengan berbagai peluang pengembangan ekonomi. Kolaborasi antara anggota, koperasi, masyarakat, dan pemangku kepentingan lain menjadi salah satu prioritas.
Selain memperkuat kapasitas anggota, organisasi ini berupaya membangun citra profesional, terbuka, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas. Pengukuhan pengurus DPW AMPETRA Kalimantan Barat di Pontianak menjadi titik awal berbagai agenda pemberdayaan di provinsi tersebut.
Organisasi ini mengusung slogan "Bersama AMPETRA, Berkontribusi untuk Negeri, Salam Ibu Pertiwi" sebagai penegasan komitmennya terhadap pembangunan daerah.