PONTIANAK — Perayaan Hari Lahir (Harla) Nabi Kongzi ke-2577 Kongzili sukses diselenggarakan di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat pada Rabu, 7 Oktober 2026. Kegiatan ini berlangsung khidmat dan meriah, dihadiri berbagai tokoh penting, tamu undangan, serta masyarakat luas.
Acara yang dipusatkan di Pendopo Gubernur ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antarumat. Perayaan sekaligus mengenang teladan luhur ajaran Nabi Kongzi yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebajikan, kesusilaan, dan keharmonisan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Kesuksesan perayaan Harla Nabi Kongzi ke-2577 Kongzili tidak terlepas dari sinergi dan kerja sama berbagai pihak. Panitia penyelenggara menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat.
Apresiasi pertama ditujukan kepada seluruh tamu undangan. Kehadiran para pejabat daerah, tokoh masyarakat, pemuka agama, serta seluruh undangan yang telah meluangkan waktu dinilai turut memeriahkan jalannya acara.
Panitia juga berterima kasih kepada seluruh donatur atas dukungan materil maupun moril yang telah diberikan. Derma tersebut membuat seluruh rangkaian kegiatan dapat terselenggara dengan lancar.
Ucapan terima kasih berikutnya disampaikan kepada panitia pelaksana. Kerja keras, dedikasi, dan soliditas seluruh panitia dinilai maksimal sejak tahap persiapan hingga acara selesai.
Melalui peringatan Hari Lahir Nabi Kongzi ke-2577 Kongzili ini, diharapkan semangat kebersamaan, toleransi, dan cinta kasih antarsesama manusia semakin tertanam kuat di tengah masyarakat Kalimantan Barat.
Perayaan ini juga diharapkan mampu terus merawat keragaman serta memperkuat persatuan demi kemajuan daerah yang harmonis. Nilai-nilai kebajikan yang diajarkan Nabi Kongzi menjadi rujukan dalam kehidupan bermasyarakat di provinsi ini.
Rangkaian acara berlangsung di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, sebuah lokasi yang biasa digunakan untuk kegiatan resmi pemerintahan provinsi. Kehadiran berbagai elemen masyarakat menunjukkan perayaan keagamaan ini terbuka bagi lintas kelompok.