SINGKAWANG — Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan melepas para peserta Singkawang Trail Wisata 2026 untuk menjajal lintasan di Pantai Pak Lotay, Pasir Panjang. Ia didampingi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Singkawang, yang juga turut menjajal jalur motor trail dalam kegiatan tersebut.
Jumlah peserta tahun ini melampaui event serupa di Sanggau. Krisantus menyebut lonjakan itu sebagai tanda besarnya minat masyarakat terhadap olahraga motor trail.
"Ini luar biasa. Kemarin di Sanggau pesertanya sekitar 800 orang, sedangkan sekarang di Singkawang mencapai 1.100 orang. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh rider yang telah datang untuk memeriahkan kegiatan ini," ujarnya.
Peserta tidak hanya datang dari berbagai wilayah Indonesia. Krisantus menyebut ada rider dari luar negeri, termasuk Tiongkok dan Thailand.
Kehadiran peserta mancanegara dinilai membuka peluang memperluas promosi pariwisata Kalimantan Barat ke tingkat internasional. Wagub berharap event serupa digelar bergiliran di kabupaten dan kota lain agar setiap daerah bisa memperkenalkan destinasi unggulannya.
"Saya ingin wisata alam menggunakan motor trail menjadi salah satu kegiatan olahraga dan pariwisata di Kalimantan Barat. Ke depan, saya berharap kabupaten dan kota lainnya juga menyelenggarakan kegiatan serupa dengan kualitas yang semakin baik dan jumlah peserta yang terus meningkat," ungkapnya.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mendorong Singkawang Trail Wisata berkembang menjadi agenda berskala internasional. Penyelenggaraan event lebih besar dinilai berpotensi meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus memperkuat citra Kalbar sebagai daerah dengan beragam destinasi wisata alam.
Krisantus menegaskan motor trail bukan sekadar sarana menyalurkan hobi. Olahraga ini melatih keterampilan, kemampuan fisik, konsentrasi, dan ketangguhan menghadapi tantangan di lintasan.
"Motor trail merupakan olahraga yang mengasah keterampilan, kemampuan fisik, dan keberanian. Namun, keberanian harus tetap disertai tanggung jawab dan perhatian terhadap keselamatan," tegasnya.
Kepada seluruh peserta, Wagub mengingatkan pentingnya mematuhi arahan panitia dan mengendalikan kendaraan sesuai kemampuan. Keselamatan selama kegiatan berlangsung menjadi prioritas.
"Berani bukan berarti nekat. Tangguh bukan berarti mengabaikan keselamatan. Menjadi pemenang bukan berarti harus mengalahkan orang lain dengan segala cara," pesannya.
Krisantus juga mengapresiasi kreativitas rider dalam merawat dan memodifikasi kendaraan. Ia menyiapkan hadiah Rp 5 juta bagi pemilik motor yang dinilai paling menarik, dengan penilaian mencakup kerapian, kebersihan, keindahan, dan keunikan kendaraan.
"Nanti saya berikan hadiah Rp5 juta. Saya minta panitia melaporkan motor yang paling indah, bersih, rapi, dan unik untuk saya nilai," tutupnya.
Melalui Singkawang Trail Wisata 2026, Pemprov Kalimantan Barat berharap olahraga motor trail menjadi sarana promosi pariwisata berkelanjutan. Selain mempererat silaturahmi antarrider, kegiatan ini diharapkan meningkatkan kunjungan wisatawan dan menggerakkan usaha masyarakat di sekitar destinasi.