Pencarian

DPD MABM Singkawang Terima Kunjungan 9 Kepala Desa Telaga Air Kuching, Bahas Adat Melayu dan Ekonomi Warga

Minggu, 25 Oktober 2026 • 07:46:01 WIB
DPD MABM Singkawang Terima Kunjungan 9 Kepala Desa Telaga Air Kuching, Bahas Adat Melayu dan Ekonomi Warga
Rombongan KMKK Zon JAKATA Telaga Air Kuching disambut jajaran pengurus DPD MABM Kota Singkawang dalam kunjungan muhibah di Warung Serambi Ulekan, Singkawang Tengah.

SINGKAWANG — Kedatangan rombongan KMKK Zon Jawatan Kuasa Keselamatan Kawasan Telaga Air (JAKATA) disambut Anggota Dewan Penasehat DPD MABM Kota Singkawang Drs. H. Rabuli, S.H., M.Si dan Wakil Ketua Dewan Pemangku Adat Ashari Arhap, S.Ag bersama jajaran pengurus. Suasana ramah tamah mewarnai pertemuan yang berlangsung di Warung Serambi Ulekan, Singkawang Tengah.

Lawatan ini menjadi kunjungan perdana KMKK JAKATA ke Singkawang. Setelah saling memperkenalkan diri, kedua pihak bertukar cinderamata sebagai tanda kenangan.

Cinderamata dari KMKK Zon JAKATA diterima langsung Pemangku Adat DPD MABM Kota Singkawang Ashari Arhap dari Ketua Penyelaras Lawatan Muhibah sekaligus Ketua Masyarakat Zon Telaga Air Kuching, Tuan Zaini.

Tujuan Kunjungan: Belajar Ekonomi Warga dan Adat Melayu Singkawang

Tuan Zaini menyebut ada dua agenda utama dalam lawatan ke Singkawang. Selain berbagi pengalaman, rombongan dari Sarawak itu ingin mempererat tali silaturahim antara warga Indonesia dan Malaysia.

Rombongan juga memanfaatkan kesempatan sebagai pelancong untuk menimba pengalaman tentang pembangunan ekonomi masyarakat tempatan. Adat istiadat warga Singkawang, khususnya tradisi Melayu, turut menjadi bahan pelajaran.

"Alhamdulillah, malam ini kite telah berkesempatan disantuni oleh majelis adat bangsa melayu Kota Singkawang. Dan telah memberi sedikit petunjuk fakta tentang adab melayu, masih dipegang teguh oleh pemimpin di Kota Singkawang dan juga masyarakat," ucap Tuan Zaini.

Singkawang dan 17 Paguyuban Etnik yang Hidup Berdampingan

Ashari Arhap sebagai tuan rumah menyampaikan ucapan selamat datang kepada 9 kepala desa dari seluruh kawasan Telaga Air. Ia mengaku tidak menyangka rombongan datang pada malam itu.

"Kami ucapkan ribuan terima kasih atas kedatangannya. Dan kami mohon maaf apabila dalam penyambutan, masih banyak kekurangan-kekurangan. Dan InsyaAllah, kami akan berkunjung di Kuching Sarawak nanti," ujar Ashari Arhap.

Dalam kesempatan itu, Ashari memaparkan kondisi Kota Singkawang yang dihuni 17 paguyuban etnik secara harmonis. Tiga etnis dominan — Dayak, Melayu, dan Tionghoa — hidup berdampingan lewat pendekatan yang dikenal dengan Ti Da Yu.

"Ti Da Yu, ini yang selalu kami jaga dalam 17 etnis di Kota Singkawang. Sehingga kami dapat meraih kota yang tertoleransi se Indonesia berturut turut juara satu empat kali," ucap Ashari mengungkapkan.

Silaturahim Serumpun yang Tak Berhenti di Satu Malam

Ashari menegaskan hubungan antara DPD MABM Singkawang dan KMKK Zon JAKATA tidak berhenti pada pertemuan itu. Ia berencana membalas kunjungan ke Kuching, Sarawak, pada kesempatan berikutnya.

"Dan persahabatan ini tidak cukup sampai di sini. Sampai akhir hayat dan akhir jaman, karena kita serumpun melayu Malaysia dan Indonesia," kata Ashari.

Acara ramah tamah ditutup dengan foto bersama. Momen itu mengabadikan kunjungan perdana KMKK JAKATA Kuching Sarawak ke Singkawang yang disambut baik DPD MABM Kota Singkawang.

Follow kabarpontianak.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: nusantara-news.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks