Pencarian

Gubernur Kalbar Ria Norsan Dorong Pengusaha Muda HIPMI Punya Mental Baja dan Kolaborasi, Bukan Sekadar Kompetisi

Selasa, 19 Mei 2026 • 22:44:54 WIB
Gubernur Kalbar Ria Norsan Dorong Pengusaha Muda HIPMI Punya Mental Baja dan Kolaborasi, Bukan Sekadar Kompetisi
Gubernur Kalbar Ria Norsan membuka Rakerda HIPMI Kalbar dengan mengajak pengusaha muda memiliki mental baja dan semangat kolaborasi.

KUBU RAYA — Pesan itu disampaikan Norsan saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda), Pendidikan dan Pelatihan Daerah (Diklatda), serta Forum Bisnis Daerah (Forbisda) BPD HIPMI Kalbar Tahun 2026 di sebuah hotel di Kubu Raya, Selasa (19/5/2026). Acara bertajuk “Youpreneur HIPMI Kalbar: Cuan Cerdas, Bisnis Berkualitas” ini dihadiri jajaran pengurus pusat dan daerah, anggota DPR RI, serta perwakilan BPC HIPMI se-Kalbar.

“Business Partner, Bukan Pesaing”

Gubernur Kalbar dua periode itu menegaskan bahwa pengusaha muda adalah motor penggerak ekonomi. Namun, tanpa mental yang kuat, bisnis mudah tumbang di tengah tekanan.

“Pengusaha harus memiliki mental yang kuat dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi situasi maupun tantangan apa pun. Selain itu, disiplin menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan usaha, dan kejujuran merupakan fondasi utama yang harus dipegang teguh,” ujar Norsan dalam sambutannya.

Ia juga mengajak para pengusaha muda untuk memandang sesama pelaku usaha sebagai business partner yang saling melengkapi, bukan sekadar pesaing. “Sesama pengusaha harus dipandang sebagai business partner yang dapat saling melengkapi dan memperkuat sektor usaha demi menciptakan keuntungan bersama,” tambahnya.

Ekonomi Kalbar Tumbuh 6,14 Persen, Peringkat 8 Nasional

Pada kesempatan tersebut, Norsan membeberkan sejumlah capaian ekonomi daerah yang patut diapresiasi. Pertumbuhan ekonomi Kalimantan Barat pada kuartal pertama 2026 mencapai 6,14 persen, naik signifikan dari 5,39 persen pada periode sebelumnya. Angka ini menempatkan Kalbar di peringkat kedelapan secara nasional.

Tak hanya itu, Kalbar juga menerima penghargaan dari Menteri Dalam Negeri atas pengelolaan keuangan terbaik se-Kalimantan. Inflasi berhasil dijaga di angka 2,50 persen berkat program pro-rakyat seperti pasar murah dan upaya penurunan angka pengangguran.

“Keberhasilan pengendalian inflasi didukung berbagai program pro-rakyat, seperti pasar murah dan upaya penurunan angka pengangguran,” jelas Norsan.

Pemprov Siap Buka Ruang Kolaborasi dengan HIPMI

Pemerintah Provinsi Kalbar berkomitmen memberikan pendampingan bagi pelaku usaha, terutama sektor UMKM. Norsan menegaskan pihaknya siap turun tangan jika pengusaha menghadapi kendala.

“Kami siap memberikan bantuan dan pendampingan bagi pengusaha yang menghadapi kendala agar pertumbuhan ekonomi Kalbar dapat terus berkembang secara berkelanjutan,” tegasnya.

HIPMI Kalbar Target Dukung Pertumbuhan 8 Persen

Ketua BPD HIPMI Kalbar Aditya Setiawan menyebut capaian ekonomi Kalbar tak lepas dari kepemimpinan Ria Norsan. Ia menegaskan HIPMI Kalbar berkomitmen mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen sebagaimana visi Presiden Prabowo Subianto.

“Kalbar memiliki potensi sumber daya alam yang besar, mulai dari kelapa sawit hingga bauksit. Potensi ini harus dioptimalkan demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah,” ujar Aditya.

Ia juga mendorong seluruh BPC HIPMI se-Kalbar memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan memberikan ruang lebih besar bagi pengusaha lokal. “Jika pengusaha lokal kuat, maka sebagian besar perputaran ekonomi akan tetap berada di daerah dan berdampak langsung pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah,” tambahnya.

Semangat Persaudaraan dan Kolaborasi

Wakil Bendahara Umum BPP HIPMI Ade Jona Prasetyo menambahkan, HIPMI adalah wadah pembinaan pengusaha muda yang menjunjung tinggi semangat persaudaraan. “Hari ini fokus HIPMI adalah membantu pemerintah dalam memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional menuju target 8 persen,” katanya.

Ia turut mengapresiasi capaian pertumbuhan ekonomi Kalbar yang dinilai sangat baik di tingkat nasional. “Kalimantan Barat berhasil mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 6,14 persen dan berada di peringkat kedelapan nasional. Ini capaian yang patut diapresiasi,” pungkasnya.

Melalui Rakerda, Diklatda, dan Forbisda 2026 ini, BPD HIPMI Kalbar menegaskan komitmennya menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat perekonomian daerah dan mendukung Asta Cita Presiden di Kalimantan Barat.

Bagikan
Sumber: suarakalbar.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks