Pencarian

Gubernur Kalbar Ria Norsan Soroti Dua Kelemahan Produk Lokal: Promosi Minim dan Kemasan Kurang Menarik

Rabu, 03 Juni 2026 • 18:12:01 WIB
Gubernur Kalbar Ria Norsan Soroti Dua Kelemahan Produk Lokal: Promosi Minim dan Kemasan Kurang Menarik
Gubernur Kalbar Ria Norsan menyoroti minimnya promosi produk lokal Kalbar.

Gubernur Ria Norsan mengakui bahwa selama ini para perajin dan Dekranasda kurang gencar dalam memperkenalkan produk unggulan ke luar daerah. Padahal, kualitas wastra dan kriya Kalimantan Barat dinilai tidak kalah dengan daerah lain.

“Kita sebenarnya kurang promosi. Produk-produk kita bagus, tinggal bagaimana memperkenalkannya secara lebih luas hingga dikenal di tingkat nasional,” ujarnya.

Sebagai langkah konkret, Pemprov Kalbar telah menyediakan fasilitas penginapan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta. Tempat itu akan digunakan sebagai sarana pendukung pameran dan promosi produk daerah secara berkelanjutan.

Kemasan Jadi Penentu Pertama Minat Konsumen

Selain promosi, Gubernur juga menyoroti soal kemasan. Menurutnya, penampilan produk adalah hal pertama yang dilihat konsumen sebelum memutuskan membeli.

“Penampilan produk menjadi hal pertama yang dilihat konsumen. Karena itu, kemasan harus dibuat menarik, berkualitas, dan mampu mencerminkan nilai produk yang dijual,” tegasnya.

Pemerintah provinsi melalui Bank Kalbar turut membuka akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga ringan. Program ini diharapkan membantu perajin meningkatkan kapasitas produksi dan memperbaiki kualitas kemasan.

Dekranasda Siapkan Basis Data dan Digitalisasi Pemasaran

Ketua Dekranasda Provinsi Kalbar, Erlina Ria Norsan, menyebutkan bahwa potensi kerajinan daerah sangat besar, mulai dari tenun, anyaman, ukiran, hingga manik-manik. Namun, masih ada tantangan seperti inovasi desain, legalitas usaha, dan akses pasar.

Untuk menjawabnya, Dekranasda menetapkan langkah strategis: membangun basis data perajin yang akurat, meningkatkan kapasitas perajin dalam pemasaran digital, dan mengoptimalkan fungsi galeri daerah sebagai etalase produk unggulan.

Erlina menegaskan bahwa galeri di kabupaten/kota harus fokus menjual produk khas daerahnya sendiri. “Galeri daerah harus menjadi etalase kebanggaan daerah masing-masing. Identitas lokal harus terus dijaga dan diperkuat,” ujarnya.

Sinergi Daerah Kunci Kemajuan Kalbar

Gubernur Ria Norsan mengingatkan pentingnya kekompakan antar pengurus Dekranasda di seluruh daerah. Ia berkomitmen mendorong dukungan penuh dari pemerintah kabupaten/kota terhadap program Dekranasda.

“Jika daerah maju, maka provinsi juga akan maju. Kemajuan Kalimantan Barat dimulai dari kemajuan daerah-daerahnya,” katanya.

Rakerda Dekranasda Kalbar Tahun 2026 diharapkan menghasilkan langkah-langkah konkret untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan kesejahteraan perajin di seluruh Kalimantan Barat.

Bagikan
Sumber: majalahmataborneonews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks