Pencarian

BUMDes Desa Hilir Kantor di Landak Panen 3 Ton Jagung Hibrida, Bukti Ketahanan Pangan Berjalan

Kamis, 04 Juni 2026 • 00:13:01 WIB
BUMDes Desa Hilir Kantor di Landak Panen 3 Ton Jagung Hibrida, Bukti Ketahanan Pangan Berjalan
Panen jagung hibrida 3 ton dari satu hektare lahan di Desa Hilir Kantor, Landak.

NGABANG — Produktivitas lahan pertanian di Kalimantan Barat kembali mencatatkan hasil positif. BUMDes Desa Hilir Kantor di Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, memanen jagung hibrida sebanyak 3.000 kilogram atau 3 ton dari lahan satu hektare di Dusun Selojeng, Rabu (3/6/2026). Capaian ini menjadi bukti bahwa sinergi lintas sektor mampu mendorong produktivitas pertanian sekaligus menopang ekonomi warga.

Kolaborasi Tiga Pilar: Pemerintah, TNI, dan Polri

Kegiatan panen dihadiri oleh Camat Ngabang Brian Paskalis Dilen, Kapolsek Ngabang yang diwakili Ps. Panit I Binmas Aiptu M. Hendra, serta Kepala Dusun Selojeng Petrus Erus. Turut hadir Bhabinkamtibmas Aipda Ya’Hendri, Babinsa Serda De Simanjuntak, Ketua BPD Lukas Pande, dan Direktur BUMDes Agustinus.

Camat Ngabang Brian Paskalis Dilen menyampaikan apresiasi atas kerja keras semua pihak. “Panen jagung hibrida ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi yang baik antara pemerintah desa, BUMDes, kelompok tani, serta stakeholder terkait. Kami berharap keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus mengembangkan sektor pertanian yang produktif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Polri Aktif sebagai Penggerak Ketahanan Pangan

Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari melalui Kapolsek Ngabang Kompol Zuanda menegaskan bahwa keterlibatan personel Polri dalam program ini merupakan bentuk komitmen mendampingi petani. “Kehadiran Polri dalam program ketahanan pangan bertujuan untuk memberikan pendampingan dan motivasi kepada masyarakat agar terus produktif,” jelas Kompol Zuanda.

Peran Bintara Penggerak Ketahanan Pangan Desa Hilir Kantor, Aiptu Hermawan, menjadi salah satu kunci sukses pendampingan di lapangan. Bersama PPL Firyo dan Ketua Gabungan Kelompok Tani Selojeng Edi Surianto, mereka memastikan bibit, pupuk, dan teknik budidaya jagung hibrida berjalan sesuai standar.

Target Musim Tanam Berikutnya: Lebih Luas, Lebih Produktif

Keberhasilan panen perdana ini diharapkan menjadi pemicu perluasan areal tanam jagung hibrida di Desa Hilir Kantor. Dengan hasil 3 ton per hektare, potensi pengembangan ke depan dinilai sangat prospektif. Apalagi, dukungan penuh dari Pemkab Landak, TNI, dan Polri memastikan program ketahanan pangan nasional bisa dijalankan hingga tingkat dusun.

“Dengan hasil panen yang baik seperti ini, diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat dan mendukung ketersediaan pangan di daerah,” tambah Kompol Zuanda.

Kelompok Tani Karya Bersama yang mengelola lahan tersebut kini bersiap untuk musim tanam berikutnya. Mereka menargetkan peningkatan luas lahan dan hasil panen, dengan tetap mengandalkan pendampingan teknis dari penyuluh pertanian dan aparat keamanan setempat.

Bagikan
Sumber: majalahmataborneonews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks