Pencarian

Bupati Landak Karolin Resmikan Revitalisasi SMPN 3 Sompak, Guru Diingatkan Soal Disiplin dan Melek Teknologi

Rabu, 08 Juli 2026 • 23:43:01 WIB
Bupati Landak Karolin Resmikan Revitalisasi SMPN 3 Sompak, Guru Diingatkan Soal Disiplin dan Melek Teknologi
Bupati Landak Karolin meresmikan revitalisasi SMPN 3 Sompak dengan fasilitas baru lengkap.

LANDAK — Pemerintah Kabupaten Landak merampungkan revitalisasi SMP Negeri 3 Sompak yang mencakup pembangunan ruang administrasi, ruang kelas baru, laboratorium, ruang UKS, dan fasilitas toilet. Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Karolin di hadapan jajaran Dinas Pendidikan, anggota DPRD Dapil 3, Forkopimcam Sompak, serta kepala desa dan kepala sekolah setempat.

Fasilitas Baru Hasil Perjuangan Anggaran di Tengah Efisiensi

Karolin mengungkapkan bahwa pembangunan ini tidak diperoleh dengan mudah. Pemerintah daerah harus bekerja keras meyakinkan pemerintah pusat di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

“Intinya, untuk mendapatkan program pembangunan yang hari ini kita resmikan, bukan dengan duduk-duduk saja, tapi pakai usaha dan upaya. Oleh karena itu, tolong dijaga, dipelihara, dimaksimalkan, dan digunakan untuk kepentingan anak-anak kita,” tegas Karolin.

IPM Landak Tertinggal, Guru Diminta Optimal

Bupati menyoroti Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Landak yang masih berada di angka 69,92, di bawah rata-rata provinsi Kalimantan Barat yang mencapai 72,09. Ia meminta seluruh guru—PNS, PPPK, maupun honorer—bekerja lebih optimal tanpa menjadikan fasilitas sebagai alasan penurunan kualitas.

“Jangan bilang kurang terus. Ya kurang kalau enggak pernah masuk. Atau mau pakai gantian? Enggak. Jadi, Ibu-ibu, Bapak-bapak guru sekalian, optimalkan yang ada,” ucapnya.

Generasi Alpha dan Tuntutan Melek Teknologi

Karolin mengingatkan bahwa siswa saat ini adalah Generasi Alpha yang sangat akrab dengan gawai. Guru dituntut mengembangkan kapasitas diri, mulai dari penerapan kurikulum baru hingga sistem pengajaran berbasis daring.

“Dunia berkembang dengan cepat, anak-anak berkembang dengan cepat, jangan kita ketinggalan sebagai tenaga pengajar. Jangan mengeluh dengan berbagai teknologi dan perkembangan dunia, ikuti saja perkembangannya,” kata Karolin.

Ia secara khusus meminta guru mengurangi penggunaan aplikasi hiburan saat jam kerja dan lebih banyak membaca buku agar menjadi sumber inspirasi bagi siswa.

Guru sebagai Role Model di Tengah Rendahnya Rata-rata Lama Sekolah

Bupati mencatat rata-rata lama sekolah masyarakat Landak baru mencapai 7,5 tahun, artinya sebagian besar orang tua siswa tidak tamat SMP. Kondisi ini menempatkan guru sebagai panutan utama di sekolah.

“Bapak/Ibu harus menjadi sosok yang kuat di sekolah. Role model adalah Bapak/Ibu gurunya di sekolah. Bapak/Ibu gurunya rapi, bersih, disiplin. Mereka adalah umur-umur meng-copy, dan mereka akan meng-copy kalau Bapak dan Ibu mampu memberikan teladan,” pesannya.

Karolin juga menekankan pentingnya kebiasaan hidup bersih, khususnya dalam merawat fasilitas toilet baru, agar pola pikir masyarakat berubah dimulai dari sekolah. Pemerintah Kabupaten Landak berharap SMP Negeri 3 Sompak mampu melahirkan generasi cerdas dan berkarakter bagi kemajuan daerah.

Bagikan
Sumber: kalimantantoday.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks