KALIMANTAN BARAT — Changan Indonesia resmi mengumumkan harga Deepal S05 di Jakarta, Selasa (21/7/2026). Mobil ini hadir dalam dua varian utama: BEV (Battery Electric Vehicle) dan REEV (Range-Extended Electric Vehicle). Harga on the road Jakarta untuk varian BEV Plus dibuka mulai Rp 529 juta, tapi selama masa pre-book untuk 500 konsumen pertama, harganya turun jadi Rp 509 juta. Varian BEV Max dibanderol Rp 559 juta (spesial Rp 539 juta), sementara REEV Max menjadi yang termahal di Rp 619 juta (spesial Rp 599 juta).
Dua Varian, Dua Filosofi: Murni Listrik vs Hybrid ala Generator
Perbedaan mendasar antara BEV dan REEV ada di sistem penggeraknya. Varian BEV mengandalkan baterai penuh dengan klaim jarak tempuh 470 kilometer. Keunggulan utama di sini adalah teknologi fast charging yang mampu mengisi daya dari 30 persen ke 80 persen hanya dalam 15 menit. Angka ini cukup kompetitif di kelasnya, setara dengan beberapa mobil listrik China lain yang sudah beredar di Indonesia.
Sementara varian REEV bekerja dengan sistem yang berbeda. Mobil ini tetap digerakkan oleh motor listrik, tapi ada mesin bensin di dalamnya yang berfungsi sebagai generator untuk mengisi ulang baterai saat dayanya menipis. Hasilnya, klaim jarak tempuh total tembus lebih dari 1.100 kilometer. Ini solusi bagi pengguna yang masih khawatir dengan infrastruktur SPKLU di luar Jawa, karena bensin bisa diisi di pom bensin mana pun.
Kenyamanan dan Teknologi: Klaim CEO Changan Indonesia
"Changan Indonesia tidak hanya hadirkan teknologi BEV dan REEV. Tapi juga menawarkan kenyamanan dalam sebuah kendaraan," ujar Setiawan Surya, CEO Changan Indonesia, saat pengumuman harga. Sayangnya, dalam rilis resmi yang beredar, detail fitur kenyamanan yang dimaksud tidak disebutkan secara gamblang. Apakah itu menyangkut suspensi, kabin hening, atau sistem infotainment, masih perlu diuji langsung.
Persaingan Harga di Segmen SUV Listrik Rp 500 Jutaan
Dengan harga spesial Rp 509 juta untuk varian BEV Plus, Deepal S05 masuk ke zona persaingan ketat. Chery Omoda E5 dibanderol sekitar Rp 480-500 jutaan, sementara Hyundai Ioniq 5 varian termurah ada di kisaran Rp 600 jutaan. Keunggulan utama S05 ada pada opsi REEV yang tidak dimiliki kompetitor langsung. Namun, kekurangan yang perlu dicatat adalah belum ada informasi detail spesifikasi baterai (kWh), tenaga motor, dan fitur keselamatan yang biasanya jadi pertimbangan utama pembeli di kelas ini.
Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli
- Harga pre-book terbatas: Diskon Rp 20 juta hanya untuk 500 konsumen pertama. Setelah itu, harga kembali ke Rp 529 juta untuk BEV Plus.
- Infrastruktur pengisian: Klaim fast charging 15 menit hanya untuk kondisi ideal. Performa di SPKLU Indonesia dengan tegangan bervariasi perlu diverifikasi.
- Varian REEV butuh bensin: Meski klaim jarak tempuh 1.100 km, pengguna tetap harus mengisi bensin. Efisiensi mesin generator belum diumumkan secara detail.
- Kompetitor lebih mapan: Hyundai Ioniq 5 sudah memiliki jaringan layanan purna jual yang lebih luas di Indonesia. Changan masih dalam tahap ekspansi dealer.
Kesimpulan Awal: Menjanjikan Tapi Butuh Pembuktian
Deepal S05 menawarkan sesuatu yang berbeda di kelasnya, terutama varian REEV yang bisa menjadi jawaban bagi mereka yang ingin beralih ke listrik tapi belum siap fully dependent pada SPKLU. Harga Rp 509 juta untuk BEV Plus cukup menarik di atas kertas, tapi keputusan akhir sangat bergantung pada detail spesifikasi teknis, kualitas build, dan pengalaman berkendara yang belum bisa kami uji saat ini. Pantau terus review hands-on kami setelah mobil ini resmi bisa dites drive di diler.